Dewan Koordinasi ASEAN pastikan agenda KTT berorientasi pada hasil

Sedang Trending 58 menit yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Dewan Koordinasi ASEAN (ACC) memastikan para pemimpin kawasan tersebut akan memiliki agenda yang jelas, koheren, dan berorientasi pada hasil dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48 di Cebu, FIlipina, Jumat (8/5).

"Hari ini, kami akan meninjau implementasi keputusan dan komitmen yang dibuat oleh para pemimpin kita pada KTT sebelumnya. Mempertimbangkan hal-hal lintas pilar dan kelembagaan yang membutuhkan bimbingan kolektif kita, dan memastikan bahwa agenda di hadapan para pemimpin kita jelas, koheren, dan berfokus pada penyampaian hasil yang bermakna bagi kawasan kita," kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Filipina Maria Theresa Lazaro dalam pidato pembukaan Pertemuan ACC di Cebu, Kamis.

Dalam pertemuan itu, Lazaro, selaku pemimpin pilar Komunitas Politik-Keamanan ASEAN (APSC), didampingi para ketua pilar komunitas ASEAN, termasuk pemimpin Dewan Komunitas Ekonomi ASEAN (AEC), Menteri Perdagangan Filipina Maria Cristina Roque, dan Menteri Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan Filipina Rex Gatchalian, yang memimpin Dewan Komunitas Sosial Budaya ASEAN (ASCC).

Baca juga: ASEAN-EU sepakat majukan transisi energi, pertumbuhan berkelanjutan

Dewan Koordinasi ASEAN bertanggung jawab mengawasi pengembangan dan implementasi dokumen, memastikan kesinambungan, dan mengkoordinasi ketiga pilar komunitas tersebut.

"Saat kita bersiap untuk KTT ke-48 ASEAN, marilah kita terus berpedoman pada persatuan ASEAN, sentralitas ASEAN, dan komitmen bersama kita terhadap kerja sama konkret demi kesejahteraan rakyat kita, sembari bersama-sama menavigasi masa depan kita," kata Lazaro dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Pertemuan Dewan Koordinasi ASEAN tersebut merupakan tindak lanjut dari sesi Dewan APSC, Dewan AEC, dan Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN pada Kamis pagi.

Baca juga: Presiden akan bahas isu energi dan stabilitas kawasan di KTT ASEAN

Lazaro mengatakan Dewan Koordinasi ASEAN juga menggarisbawahi perlunya kolaborasi lebih kuat di ketiga pilar Komunitas ASEAN. Dia menegaskan tidak ada negara dapat mengatasi tantangan yang dihadapi saat ini sendirian.

"Dalam menghadapi tantangan bersama, tekanan ekonomi, dan risiko terhadap kesejahteraan rakyat kita; ASEAN berulang kali dituntut untuk menunjukkan kekuatan persatuan, ketahanan, dan kerja sama praktis kita," tegasnya.

Dia menegaskan kembali tiga prioritas mendesak yang perlu dibahas dalam KTT ke-48 ASEAN, yaitu keamanan dan ketahanan energi regional, ketahanan pangan, dan perlindungan warga negara ASEAN.

"Ketua (Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr.) telah memanfaatkan kesempatan KTT ke-48 ASEAN bagi para pemimpin kami untuk fokus, berdiskusi, dan merancang arah bersama dan tindakan konkret di antara kami sebagai sebuah keluarga," ujarnya.

Pewarta: Katriana
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.