Koba, Babel, (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terus menggencarkan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah Zaitun di Koba, Minggu, mengatakan pihaknya melakukan berbagai upaya percepatan melalui skrining aktif, edukasi kesehatan, dan pelayanan jemput bola ke seluruh desa.
“Program CKG terus kami optimalkan agar semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang telah disediakan pemerintah,” katanya.
Ia menjelaskan, partisipasi masyarakat dalam mengikuti pemeriksaan kesehatan rutin masih perlu ditingkatkan dengan memperkuat sosialisasi yang melibatkan puskesmas, tenaga kesehatan, kader desa dan lintas sektor.
Baca juga: Wamenkes: Skrining kanker kolorektal telah diintegrasikan dengan CKG
Menurut dia, pendekatan langsung kepada masyarakat menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kondisi kesehatan.
“Kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan secara berkala masih menjadi tantangan, sehingga edukasi terus kami lakukan secara masif,” ujarnya.
Selain pelayanan di fasilitas kesehatan, Dinas Kesehatan juga menggelar skrining aktif dan kunjungan ke sejumlah wilayah guna mempermudah akses masyarakat terhadap layanan CKG.
Zaitun mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini berbagai penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan kesehatan lainnya.
“Dengan pemeriksaan sejak dini, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih cepat sehingga penanganan bisa dilakukan lebih awal,” katanya.
Pemerintah pusat menargetkan cakupan program CKG pada 2026 mencapai 46 persen penduduk. Sementara capaian di Bangka Tengah hingga April 2026 tercatat sekitar 11 persen dari total jumlah penduduk.
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah optimistis capaian program tersebut dapat terus meningkat melalui penguatan promosi kesehatan dan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Baca juga: Kolaborasi Kemenkes-swasta sasar ribuan ojol di 17 kota dalam CKG
Pewarta: Ahmadi
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
32 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·