Islamabad (ANTARA) - Perkembangan yang terjadi di balik pintu tertutup terkait upaya perdamaian yang sedang berlangsung di Timur Tengah dan pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran "jauh lebih menjanjikan" daripada yang diketahui publik, kata seorang sumber resmi kepada Xinhua pada Rabu (8/5).
Menurut sumber tersebut, interaksi diplomatik yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan regional dan internasional terus berlanjut dalam senyap meskipun ketegangan terlihat di permukaan.
"Perkembangan yang terjadi di balik layar tampak jauh lebih menjanjikan daripada yang diketahui publik, meskipun ketegangan masih terlihat di permukaan," kata sumber tersebut, seraya menambahkan bahwa kepemimpinan Pakistan terus berupaya mencapai kesepakatan perdamaian permanen di kawasan itu.
Sumber tersebut mengimbuhkan bahwa negosiasi dan upaya mediasi yang sedang berlangsung dapat segera mulai membuahkan hasil besar yang nyata pada akhir pekan ini.
Sebelumnya pada Rabu yang sama, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan bahwa respons Presiden AS Donald Trump terhadap permintaan Pakistan dan negara-negara lain untuk menangguhkan "Proyek Kebebasan" (Project Freedom) akan sangat membantu mendorong perdamaian, stabilitas, dan rekonsiliasi regional.
Berbicara pada sebuah konferensi di Islamabad, Sharif mengatakan bahwa jalur dialog tetap terbuka. Dia juga menyatakan keyakinannya bahwa interaksi antara AS dan Iran akan segera bertransformasi menjadi perdamaian abadi.
Penerjemah: Xinhua
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·