Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta memberlakukan pembatasan akses bagi publik di kawasan Taman Fatahillah, Kota Tua, pada Sabtu (18/4/2026). Langkah ini diambil guna mendukung kelancaran ibadah Paskah yang dijadwalkan berlangsung di area tersebut mulai pukul 14.00 hingga 20.00 WIB.
Pembatasan wilayah tersebut ditujukan untuk memfasilitasi sekitar 5.000 jemaat yang akan mengikuti rangkaian peribadatan. Dilansir dari Detikcom yang mengutip pengumuman resmi akun Instagram @disparekrafdki, masyarakat diimbau untuk turut menghormati dan menjaga kekhusyukan selama kegiatan keagamaan berlangsung di area terbuka tersebut.
Meskipun area lapangan utama dibatasi, operasional museum-museum di sekitar kawasan Kota Tua dipastikan tetap berjalan. Namun, pihak pengelola menyesuaikan jadwal layanan dengan menghentikan penjualan tiket masuk lebih awal, yakni tepat pada pukul 14.00 WIB bagi seluruh pengunjung umum.
Beberapa institusi yang tetap beroperasi hingga batas waktu tersebut mencakup Museum Sejarah Jakarta, Museum Wayang, serta Museum Seni Rupa dan Keramik. Selain itu, layanan bagi publik juga tersedia di Museum Kebaharian Jakarta, Museum Bank Indonesia, dan Museum Mandiri sebelum sterilisasi kawasan dilakukan secara menyeluruh.
Bagi warga yang berencana menuju kawasan ini sebelum jam pembatasan, layanan transportasi KRL Commuter Line tetap tersedia menuju Stasiun Jakarta Kota. Penumpang dari arah Bogor, Depok, maupun Bekasi dapat turun di stasiun akhir tersebut dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh 650 meter.
Pengaturan rute KRL bagi pengunjung dari Stasiun Tangerang memerlukan transit di Stasiun Duri dan Stasiun Manggarai sebelum mencapai tujuan akhir. Pihak berwenang menekankan bahwa koordinasi di lapangan akan diperketat guna memastikan integrasi antara arus jemaat dan operasional museum tetap tertib.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·