Hukum kemarin, Menteri HAM soal Feri Amsari hingga Jaga Desa Award

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah peristiwa hukum telah diberitakan oleh kami pada Minggu (19/4), dan berikut lima berita yang dapat Anda baca kembali pada pagi ini, yakni mulai dari Menteri HAM Natalius Pigai berbicara mengenai pelaporan terhadap akademisi Feri Amsari hingga Jaga Desa Award 2026.

1. Menteri HAM: Kritik Feri Amsari tak perlu dipolisikan

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menilai pelaporan terhadap pakar hukum tata negara Universitas Andalas, Feri Amsari, terkait kritik atas kebijakan swasembada pangan pemerintah tidak perlu dilakukan.

Selengkapnya baca di sini.

2. Jaksa Agung: Jaga Desa komitmen Kejaksaan kawal pemerintahan desa

Jaksa Agung RI ST Burhanuddin mengatakan program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) merupakan wujud komitmen Kejaksaan RI dalam mengawal pemerintahan desa agar terhindar dari segala bentuk penyimpangan hukum.

Selengkapnya baca di sini.

3. Bareskrim Polri tangkap lima pengedar dolar AS palsu

Tim dari Unit 1 Satuan Resmob Bareskrim Polri menangkap lima orang pelaku tindak pidana peredaran uang palsu dolar Amerika Serikat di wilayah Banten.

Selengkapnya baca di sini.

4. Dua terduga penikam Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara ditangkap

Kepolisian Resor (Polres) Maluku Tenggara menangkap dua orang terduga penikam Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Maluku Tenggara Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, di pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun, Minggu (19/4).

Selengkapnya baca di sini.

5. Empat orang tewas, polisi selidiki kecelakaan beruntun di Probolinggo

Polisi menyelidiki penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan dan mengakibatkan empat orang tewas di Jalan Raya Desa Malasan Wetan, Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (18/4) malam.

Selengkapnya baca di sini.

Pewarta: Rio Feisal
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.