DKI lakukan pembinaan UMKM secara terintegasi lewat Jakpreneur

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta melakukan pembinaan terhadap pegiat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) secara terintegrasi melalui sistem Jakpreneur sehingga semakin mandiri dan berkembang.

“Peserta dapat mengakses pelatihan, pendampingan, perizinan, pemasaran, hingga akses permodalan melalui sistem Jakpreneur,” kata Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan, pembinaan itu mencakup pelatihan hard skill dan soft skill, fasilitasi halal, hak kekayaan intelektual (HAKI), serta dukungan pemasaran luring dan daring.

“Pembinaan dilakukan secara menyeluruh, dari pelatihan hingga pemasaran,” ujar Elisabeth.

Merujuk Satu Data Jakarta, sebanyak 31.325 UMKM baru terdaftar di Jakpreneur pada 2024, atau menurun 6,29 persen dari 2023.

Berdasarkan wilayah, Jakarta Selatan mencatat jumlah pendaftaran tertinggi, yakni 11.473 UMKM baru, melampaui wilayah lain, seperti Jakarta Timur yang hanya mencatat 6.241 UMKM baru dan Jakarta Pusat dengan 5.190 UMKM baru.

Dari segi pembinaan, mayoritas UMKM dibina oleh Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM dengan total 27.975 UMKM.

Baca juga: Pemprov DKI perluas akses pasar bagi UMKM ke China lewat forum dagang

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh mendorong pembinaan pelaku UMKM yang lebih berkelanjutan dalam evaluasi Program Jakpreneur.

Menurut dia, evaluasi program tersebut sebaiknya tidak berhenti pada jumlah peserta pelatihan, tetapi juga harus mampu melahirkan pelaku usaha yang mandiri dan berkembang.

“Pelatihan Jakpreneur harus menghasilkan pelaku usaha yang benar-benar berkembang,” tutur Nova.

Dia pun menilai pembinaan UMKM perlu diperkuat melalui sistem pendampingan berkelanjutan, termasuk pengembangan inkubator usaha.

“Perlu inkubator usaha dan kolaborasi dengan akademisi untuk mencetak wirausaha yang kuat,” ungkap Nova.

Baca juga: Asosiasi PKL puji komitmen DKI lindungi UMKM di tengah kondisi global

Baca juga: DKI dorong berbagai kegiatan besar untuk jaga pertumbuhan ekonomi

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.