DKI Tebus 2.026 Ijazah dan Lepas 561 Alumni SMK ke Luar Negeri

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Salah satunya pelepasan 561 alumni SMK untuk bekerja di Jepang, Jerman, dan Malaysia sebagai bagian dari penguatan pendidikan vokasi dan pembukaan kesempatan bagi generasi muda Jakarta untuk bersaing di tingkat global.

“Ini menjadi bagian dari upaya membuka kesempatan bagi generasi muda Jakarta agar mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat global,” kata Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno saat menghadiri puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional di Jakarta Selatan, pada Kamis 7 Agustus 2026.

Komitmen pendidikan inklusif juga diwujudkan melalui program pemutihan ijazah untuk membantu peserta didik memperoleh kembali hak administrasi pendidikannya agar dapat melanjutkan pendidikan, bekerja, dan mengakses kesempatan yang lebih luas.

“Komitmen menghadirkan pendidikan yang inklusif juga diwujudkan melalui program pemutihan ijazah tahap I tahun 2026 kepada 2.026 peserta didik," kata Rano.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta memperluas akses pendidikan melalui alokasi anggaran hampir Rp3,25 triliun bagi 707.477 penerima KJP Plus, serta Rp399,4 miliar bagi 15.825 mahasiswa penerima KJMU tahap I tahun 2026.

Program sekolah swasta gratis yang menyasar 103 sekolah swasta juga menjadi langkah konkret dalam menghadirkan pemerataan akses pendidikan.

Rano menegaskan, pemerintah harus memastikan tidak ada hambatan yang menghalangi masa depan peserta didik, baik secara fisik, finansial, sosial, maupun administratif.

“Pendidikan adalah hak setiap anak bangsa dan pemerintah wajib memastikan layanan pendidikan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat,” kata Rano.rmol news logo article