Dokter ahli jelaskan apa yang terjadi saat permen karet tertelan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Dokter ahli gastroenterologi Dr. Vishal Seth membantah kepercayaan bahwa permen karet akan tetap berada di perut selama bertahun-tahun atau menyebabkan masalah lambung serius jika tertelan, menciptakan ketakutan dan stres yang tidak perlu di antara orang-orang. ​​​​

"Orang-orang tidak perlu khawatir dan jangan tegang, karena permen karet yang tertelan tidak akan tinggal di perut selama bertahun-tahun," kata dokter dari Rumah Sakit Apollo Spectra di India itu sebagaimana dikutip dalam siaran Hindustan Times pada Sabtu (18/4).

Ia menyampaikan bahwa permen karet memang tidak mudah dicerna seperti makanan biasa, tetapi tidak akan bertahan di dalam tubuh selama bertahun-tahun.

Menurut dia, permen karet tetap melewati saluran pencernaan seperti makanan lainnya, tetapi tidak dapat dicerna seperti makanan. Dari lambung, permen karet akan menuju ke usus dan bergerak bersama sisa makanan lainnya serta dikeluarkan bersama feses.

Baca juga: Kunyah permen karet bisa tingkatkan konsentrasi

Dr. Seth mengatakan bahwa permen karet yang tertelan akan keluar bersama feses dalam waktu empat sampai lima hari.

"Tubuh tidak akan menyimpannya selama bertahun-tahun sama sekali," ucapnya.

Ia juga memastikan bahwa permen karet tidak akan menempel pada organ tubuh seperti usus atau lapisan lambung.

"Permen karet tidak akan meningkatkan kemungkinan gejala seperti sakit perut, rasa berat, gangguan pencernaan, muntah, mual, atau sembelit, atau memengaruhi kesehatan secara keseluruhan," ia menjelaskan.

Baca juga: Permen karet bisa memicu kegemukan

Baca juga: Permen karet bisa melepaskan mikroplastik menurut studi

Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.