DPR kampanyekan perlindungan hutan lewat nobar film "Teman Tegar"

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kudus (ANTARA) - Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mengkampanyekan pentingnya perlindungan hutan dengan menggelar nonton bareng (nobar) film Teman Tegar: Maira Whisper from Papua bersama ratusan warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

"Film tersebut memang menceritakan tentang pentingnya menjaga hutan. Meskipun lokasi shooting di Papua, tetapi pesan untuk bersama-sama menjaga hutan juga berlaku untuk semua daerah, termasuk di Kabupaten Kudus yang memiliki Pegunungan Muria maupun Pegunungan Kendeng," ujarnya ditemui usai nobar di Bioskop New Star Cineplex Kudus, Kamis malam.

Selain itu, kata dia, film tersebut juga mengangkat perjuangan menjaga kelestarian hutan di Papua, sehingga pesan dalam film tersebut relevan untuk seluruh daerah di Indonesia.

Baca juga: Film "Teman Tegar: Maira-Whisper from Papua" tayang 5 Februari

Ia menyoroti kondisi wilayah Pegunungan Muria yang beberapa waktu terakhir terdampak bencana banjir. Bencana itu menjadi pengingat pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan berbasis pemahaman terhadap bentang alam.

Lestari menjelaskan upaya menjaga kelestarian hutan tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah desa, hingga sektor swasta dan kelompok masyarakat sipil.

Salah satu langkah penting yang perlu diperkuat, kata dia, adalah edukasi kepada masyarakat terkait pemanfaatan hutan secara bijak. Masyarakat tetap diperbolehkan memanfaatkan sumber daya hutan, namun harus dengan cara yang tidak merusak ekosistem.

Baca juga: Film "Teman Tegar Maira, kisah persahabatan dalam penyelamatan hutan

"Harus ada jalan tengah. Warga tetap bisa berdaya secara ekonomi, tetapi kelestarian alam juga tetap terjaga. Kuncinya ada pada edukasi dan pemahaman terhadap kondisi lingkungan," ujarnya.

Ia mencontohkan di sejumlah daerah rawan banjir, pola tanam perlu disesuaikan dengan kondisi alam. Tanaman yang dipilih sebaiknya tahan terhadap genangan, sehingga tidak merugikan petani saat bencana datang.

Menurut Lestari pendekatan semacam ini dapat menjadi solusi untuk meminimalkan risiko kerusakan lingkungan sekaligus menjaga kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan nobar tersebut, pihaknya berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga hutan semakin meningkat, serta mendorong peran aktif semua pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Baca juga: Ketua PKK Makassar Nobar "Uang Passolo" dukung industri film lokal

Baca juga: Pemkab Trenggalek nobar film lingkungan sambut 2026

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.