DPRD DKI: Pemprov wajib sediakan bak penampung sampah terpisah

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Komisi D DPRD DKI Jakarta menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI wajib menyediakan bak penampung untuk memilah sampah, terutama di wilayah Rukun Warga (RW).

"Dinas Lingkungan Hidup harus distribusi bak sampah per RW sebelum sanksi berjalan. Ini kewajiban pemerintah, bukan warga," kata Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, gerakan pilah sampah dapat berjalan maksimal jika pemerintah dapat menyediakan bak penampungan, terutama pada tingkat RW.

Skema awal dalam penerapan gerakan pilah sampah perlu didukung infrastruktur, agar ketika warga sudah memilah sampah telah memiliki tempat pembuangannya.

Menurut dia, setiap RW harus memiliki penampungan bak sampah yang terpisah, di mana ada bak khusus sampah organik dan anorganik agar gerakan itu berlangsung efektif.

"Jangan sosialisasi empat jenis sampah sekaligus yaitu organik, anorganik, B3 dan residu, nanti warga bingung. Mulai dari organik dulu karena 55-60 persen sampah DKI itu organik," ujar Yuke.

Komisi D juga bersepakat agar jadwal pengangkutan sampah dipisahkan, jangan sampai pengangkutan berbarengan agar tidak tercampur di dalam bak truk.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan bahwa program pilah sampah dari sumbernya diharapkan mengurangi beban pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

"Secara resmi Pemerintah Jakarta mengadakan kegiatan pilah sampah sesuai dengan instruksi gubernur. Dan kegiatan ini tidak setengah-setengah karena semuanya berjalan serentak di lima kota dan juga di Pulau Seribu untuk melakukan pilah sampah," kata Pramono di Jakarta, Minggu (10/5).

Menurut dia, ketika program pilah sampah berjalan efektif, maka permasalahan sampah yang selama ini terjadi di Jakarta dapat ditangani dengan cepat karena jika sampah organik dan anorganik terpisah tentu bisa mengurangi beban pembuangan sampah ke TPST Bantargebang dan sampah yang dikirim nantinya hanya residunya saja.

Baca juga: Pramono: Program pilah sampah kurangi beban di TPST Bantargebang

Baca juga: Pemprov DKI lakukan evaluasi gerakan pilah sampah setiap dua minggu

Baca juga: Pram optimistis pengolahan sampah di pasar kurangi beban Bantargebang

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.