DPRD Kalteng Tekankan Dialog dalam Penanganan Jalan Nasional di Katingan Hulu

Sedang Trending 1 jam yang lalu

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO –  Ketua DPRD Kalimantan Tengah, Arton S. Dohong, menyebut aspirasi masyarakat Katingan Hulu terkait kerusakan jalan nasional telah mendapat penjelasan dalam kegiatan audiensi bersama antara Pemprov Kalteng, DPRD Kalteng, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), dan masyarakat Katingan Hulu di Rujab Gubernur Kalteng.

“Kami sudah melaksanakan pertemuan secara kekeluargaan dengan masyarakat Katingan Hulu, dan pada intinya apa yang disampaikan sudah dijawab oleh pihak BPJN,” ujarnya Selasa (21/4/2026).

Dia berharap penanganan jalan dapat segera dilakukan tanpa kendala berarti dalam waktu dekat, mengingat sejumlah persoalan teknis telah dipaparkan dalam forum tersebut.

“Mudah-mudahan tidak ada kendala dan bisa segera ditangani. Tadi juga sudah dijelaskan beberapa hambatan dalam pelaksanaan pekerjaan,” katanya.

Arton menjelaskan, salah satu persoalan utama di ruas jalan tersebut adalah kondisi geografis yang banyak dilintasi sungai kecil, sehingga penanganan dilakukan melalui pembangunan gorong-gorong.

“Beberapa titik itu memang melintasi sungai kecil, sehingga dilakukan penanganan dengan gorong-gorong,” jelasnya.

Selain itu, dia juga menyoroti adanya kerusakan di sejumlah titik jalan yang sudah menyerupai kubangan, terutama di bagian jalan yang rendah atau landai.

Electronic money exchangers listing

“Ada beberapa titik yang kondisinya sudah seperti kubangan, ini yang menjadi keluhan utama masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan audiensi ini penting agar aspirasi masyarakat dapat disampaikan secara rinci dan dipahami oleh semua pihak.

“Kita ingin setiap aspirasi disampaikan secara baik melalui pertemuan seperti ini, supaya bisa dibahas secara detail dari hati ke hati,” tuturnya.

Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak lagi menyampaikan aspirasi dengan aksi turun ke jalan, melainkan melalui forum dialog yang dinilai lebih efektif.

“Kalau turun ke jalan, sering kali pesan tidak tersampaikan dengan baik. Dengan pertemuan seperti ini, semua bisa lebih fokus dan dipahami bersama,” tegasnya.

Arton menambahkan, pihaknya bersyukur masyarakat dapat menerima saran DPRD untuk menempuh jalur dialog, sehingga audiensi berjalan kondusif dan penuh kekeluargaan.

“Kami bersyukur kegiatan ini berjalan baik, penuh kekeluargaan, dan apa yang disampaikan bisa dipahami bersama,” pungkasnya. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO –  Ketua DPRD Kalimantan Tengah, Arton S. Dohong, menyebut aspirasi masyarakat Katingan Hulu terkait kerusakan jalan nasional telah mendapat penjelasan dalam kegiatan audiensi bersama antara Pemprov Kalteng, DPRD Kalteng, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), dan masyarakat Katingan Hulu di Rujab Gubernur Kalteng.

“Kami sudah melaksanakan pertemuan secara kekeluargaan dengan masyarakat Katingan Hulu, dan pada intinya apa yang disampaikan sudah dijawab oleh pihak BPJN,” ujarnya Selasa (21/4/2026).

Dia berharap penanganan jalan dapat segera dilakukan tanpa kendala berarti dalam waktu dekat, mengingat sejumlah persoalan teknis telah dipaparkan dalam forum tersebut.

Electronic money exchangers listing

“Mudah-mudahan tidak ada kendala dan bisa segera ditangani. Tadi juga sudah dijelaskan beberapa hambatan dalam pelaksanaan pekerjaan,” katanya.

Arton menjelaskan, salah satu persoalan utama di ruas jalan tersebut adalah kondisi geografis yang banyak dilintasi sungai kecil, sehingga penanganan dilakukan melalui pembangunan gorong-gorong.

“Beberapa titik itu memang melintasi sungai kecil, sehingga dilakukan penanganan dengan gorong-gorong,” jelasnya.

Selain itu, dia juga menyoroti adanya kerusakan di sejumlah titik jalan yang sudah menyerupai kubangan, terutama di bagian jalan yang rendah atau landai.

“Ada beberapa titik yang kondisinya sudah seperti kubangan, ini yang menjadi keluhan utama masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan audiensi ini penting agar aspirasi masyarakat dapat disampaikan secara rinci dan dipahami oleh semua pihak.

“Kita ingin setiap aspirasi disampaikan secara baik melalui pertemuan seperti ini, supaya bisa dibahas secara detail dari hati ke hati,” tuturnya.

Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak lagi menyampaikan aspirasi dengan aksi turun ke jalan, melainkan melalui forum dialog yang dinilai lebih efektif.

“Kalau turun ke jalan, sering kali pesan tidak tersampaikan dengan baik. Dengan pertemuan seperti ini, semua bisa lebih fokus dan dipahami bersama,” tegasnya.

Arton menambahkan, pihaknya bersyukur masyarakat dapat menerima saran DPRD untuk menempuh jalur dialog, sehingga audiensi berjalan kondusif dan penuh kekeluargaan.

“Kami bersyukur kegiatan ini berjalan baik, penuh kekeluargaan, dan apa yang disampaikan bisa dipahami bersama,” pungkasnya. (adr)