Dua Pemain Dewa United Alami Serangan Rasial Usai Lawan Persib

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Gelandang Dewa United, Ricky Kambuaya, dan rekan setimnya Johnathan Carlos Pereira Souza mendapatkan serangan rasisme melalui media sosial setelah laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 melawan Persib Bandung pada Selasa (21/4/2026). Pertandingan yang berlangsung di Banten International Stadium tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2.

Kambuaya mengunggah tangkapan layar komentar negatif yang menyamakan dirinya dengan hewan melalui akun Instagram pribadinya. Serangan ini terjadi meski sang pemain berkontribusi mencetak satu gol dalam pertandingan tersebut untuk membawa Dewa United unggul sebelum disamakan oleh tim tamu.

"Bagaimana bisa? Monyet bermain sepak bola di level profesional," tulis Kambuaya melalui akun @richardo_r55.

Mantan pemain Persebaya itu juga menyoroti posisinya sebagai penggawa tim nasional yang turut menjadi sasaran hinaan. Kambuaya tampak menantang para pelaku rasisme untuk terus melancarkan aksinya sebagai bentuk sindiran keras.

"Dan bahkan sampai perwakilan membela negara yang dihuni para manusia. Masih kurang rasialnya. Ayo tambah lagi saudaraku," tutur Kambuaya.

Pihak klub Dewa United langsung bereaksi memberikan pembelaan terhadap pemainnya melalui pernyataan resmi di platform digital. Klub menegaskan komitmennya untuk menghapus segala bentuk diskriminasi dalam olahraga.

"Tetap tidak ada ruang untuk rasisme," tulis akun ofisial Dewa United dilansir dari BolaSport.

Selain Kambuaya, bek asal Brasil Johnathan Carlos Pereira juga mengalami hal serupa melalui pesan langsung atau direct message. Johnathan yang baru mencatatkan 12 penampilan bersama Banten Warriors memilih merespons serangan tersebut dengan sikap tenang.

"Semoga Tuhan memberkatimu," ujar Johnathan melalui akun @johnathanjc2 pada Senin (20/4/2026) sebagaimana dikutip dari Bola.

Dalam jalannya laga, Dewa United sebenarnya sempat memimpin dua gol terlebih dahulu melalui Alex Martins dan Ricky Kambuaya. Namun, kartu merah yang diterima Alex Martins pada menit ke-63 menjadi titik balik yang dimanfaatkan Persib untuk menyamakan kedudukan.

Gol balasan Persib Bandung dihasilkan melalui eksekusi penalti Thom Haye dan sundulan Andrew Jung. Hasil ini membuat Persib tetap berada di puncak klasemen dengan 65 poin, sementara Dewa United tertahan di peringkat ketujuh dengan koleksi 41 poin dari 28 laga.