Dua seri World Tour 2026 ditambahkan dalam kalender 3x3 putra

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) menambah dua seri dalam kalender FIBA 3x3 World Tour 2026, yakni seri Zaisan (Mongolia) dan Hong Kong, sekaligus memperluas daftar turnamen Challenger, sebagai ajang kualifikasi menuju kompetisi elite tersebut.

Laman FIBA 3x3, Selasa, menyatakan kedua seri World Tour itu akan diselenggarakan pada 14-15 dan 28-29 November, sehingga total terdapat 18 seri dan satu putaran final di Rio de Janeiro pada 12-13 Desember.

Dalam pembaruan kalender yang diumumkan FIBA, dua seri tambahan melengkapi rangkaian World Tour yang telah dibuka di Utsunomiya, Jepang, pada 25-26 April.

Seri Chengdu dan Zadar juga telah diselenggarakan, sehingga berikutnya adalah seri Shanghai, Vienna, Amsterdam, Ulaanbaatar, Marseille, Lausanne, Debrecen, Deqing, Malaga, Macau, Zaisan, Manama, dan Hong Kong.

Satu seri lainnya yang masih belum ditentukan akan dimainkan pada 7-8 November.

Baca juga: Perbasi pilih 15 nama untuk U18 Women's Asia Cup SEABA Qualifiers 2026

FIBA juga menambah sejumlah turnamen Challenger 2026, yang merupakan jalur utama ke World Tour.

Beberapa Challenger baru yang masuk kalender antara lain Batam, Athens, Darkhan, Hanchuan, Singapore, Bordeaux, Beijing, Hongcheon, Phoenix, Madrid, Aichi, dan Diadema.

Kehadiran Challenger di Batam pada 25-26 Juli menjadi kabar baik bagi pecinta basket 3x3 di Indonesia, karena membuka peluang bagi tim-tim regional untuk bersaing di level internasional.

FIBA menyebut finalisasi kalender 2026 menegaskan semakin luasnya jangkauan global basket 3x3 profesional dan memberi banyak kesempatan kualifikasi sepanjang musim.

World Tour adalah kompetisi profesional tertinggi basket 3x3 putra, sedangkan Challenger menjadi gerbang utama bagi tim-tim dalam menembus level elite dunia.

Baca juga: DeQing lolos ke World Tour Amsterdam usai juara Xi'an Challenger 2026

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.