Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov menyerahkan buku karya perempuan Rusia Maria Butina berjudul #Prison Diary kepada Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto.
Substansi utama buku #Prison Diary karya Maria Butina mengenai pengalaman pribadinya selama ditahan 10 bulan di Amerika Serikat (AS) setelah dituduh menjadi agen asing Rusia tanpa registrasi resmi.
Penyerahan buku tersebut dilakukan di sela-sela kunjungan Dubes Rusia ke kediaman Presiden Ke-5 RI sekaligus Ketua PDIP Megawati Soekarnoputri di Jakarta, Kamis.
"Hidup anda sebagai politisi penuh dinamika dan perjuangan menghadapi tantangan, maka saya berikan buku ini tentang perjuangan Maria Butina di penjara Amerika Serikat," kata Dubes Tolchenov saat menyerahkan buku tersebut.
Dubes Tolchenov menyerahkan kado spesial itu kepada Hasto setelah bertukar cinderamata dengan Megawati.
Hasto menyambut pemberian buku itu dan berjanji akan mengirimkan buku disertasi tentang pemikiran geopolitik Presiden Pertama RI Soekarno (Bung Karno) lengkap dengan konstruksi teori Progressive Geopolitical Coexistance.
Maria Butina merilis buku tentang pengalamannya berada di penjara AS pada akhir 2020 lalu. Isi buku itu mencakup catatan kehidupan saat di penjara, pembelaan diri, dan narasi "korban politik", Butina menggambarkan kasusnya sebagai bagian dari histeria politik anti Rusia pasca pemilu AS 2016.
Pada kesempatan tersebut, Hasto pun menceritakan pengalamannya di penjara.
"Hidup saya di penjara sangat produktif. Saya bisa menuliskan enam buku," ujarnya.
Baca juga: Dubes: Bung Karno letakkan fondasi hubungan Indonesia dan Rusia
Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·