Dubes Rusia sebut hubungan Rusia-Jepang kembali ke "zaman es"

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Moskow (ANTARA) - Kebijakan Tokyo dalam beberapa tahun terakhir mengikis landasan positif dalam hubungan Rusia-Jepang, sehingga hubungan bilateral kedua negara kembali ke "zaman es," ungkap duta besar Rusia untuk Jepang, Nikolai Nozdrev, Senin (11/5).

"Kita sedang menyaksikan kemerosotan yang belum pernah terjadi di sepanjang era pascaperang, jika saya boleh menyebutnya demikian, sebuah 'zaman es' yang mendalam dalam hubungan bilateral," ungkapnya dalam wawancara dengan kantor berita Rusia, RIA Novosti.

Landasan positif yang telah dibentuk selama beberapa dekade terakhir "hampir sepenuhnya dihancurkan" oleh Tokyo saat bergabung dengan "barisan anti-Rusia dari pihak Barat secara kolektif dalam konteks krisis Ukraina," tuturnya.

Dubes tersebut memaparkan sederet prasyarat penting untuk memulihkan kontak antarnegara, termasuk penolakan Tokyo terhadap orientasi permusuhan saat ini, tepatnya menghentikan kebijakan-kebijakan revisionisnya dan mundur dari pergerakannya menuju remiliterisasi.

Pewarta: Xinhua
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.