Elite Buruh Berterima Kasih ke Dasco-Kapolri yang Bentuk Desk Ketenagakerjaan

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Sufmi Dasco Ahmad hadiri di Peringatan Hari Buruh 2026 di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang telah membentuk desk tenaga kerja.

Kata Andi dalam acara peringatan Hari Buruh Internasional 2026 atau May Day di Monas, Jakarta, Jumat (1/5).

"Terima kasih saya sampaikan kepada Pak Kapolri untuk desk tenaga kerja yang perhatiannya sangat luar biasa Bang Dasco, Mensesneg, Menaker dan juga Gubernur DKI yang menyiapkan semua hal membantu kita semua," kata Andi.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Elly Rosita Silaban juga mengapresiasi pembentukan Desk Ketenagakerjaan yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi pekerja.

"Desk ketenagakerjaan, kami merasa itu juga sangat membantu kami," kata Elly.

Presiden Prabowo Subianto (kedua kiri) didampingi sejumlah pimpinan organisasi-organisasi buruh menyampaikan pidato sambutan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Selain itu, Elly juga menyoroti pentingnya pembaruan dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan Indonesia. Ia menilai, buruh membutuhkan pengaturan yang jelas terkait sistem kontrak, pengelolaan outsourcing, serta perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan di tempat kerja.

Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jumhur Hidayat pun menyampaikan terima kasih yang serupa kepada Dasco.

"Insya Allah semua cita-cita yang diharapkan bisa terwujud karena persatuan ini kami juga berterima kasih Bapak Prabowo telah meminta aparat Bapak dan juga orang-orang dekat bapak untuk bisa menyatukan kami semua Prof Sufmi Dasco Ahmad, Bapak Kapolri, Pak Menaker, Pak Mensesneg, kami semua bisa menyatu, bersatu bersama dan akhirnya terjadi persatuan ini," ujar Jumhur.