Empat Emiten Gelar Cum Date Dividen April 2026, Cek Jadwalnya

Sedang Trending 5 hari yang lalu

Musim pembagian dividen masih berlanjut pada April 2026, dengan empat emiten penting siap melaksanakan cum date dividen tunai mereka dalam waktu dekat. Periode krusial ini menjadi batas akhir bagi investor untuk membeli saham agar tercatat sebagai pemegang hak dividen, demikian dilansir dari Money pada Senin (14/4/2026).

Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat empat emiten yang akan memasuki masa cum date secara berdekatan adalah PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF), PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), PT Bank Permata Tbk (BNLI), dan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI).

Di tengah kondisi pasar yang cenderung fluktuatif, momentum dividen kerap dimanfaatkan oleh investor sebagai salah satu strategi untuk mengunci imbal hasil jangka pendek atau menambah pendapatan pasif.

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) akan membagikan dividen tunai senilai Rp 772,37 miliar, yang setara dengan Rp 630 per saham. Jumlah ini sekitar 50 persen dari laba bersih perseroan tahun 2025 yang mencapai Rp 1,54 triliun, meskipun mengalami penurunan dari Rp 1,81 triliun pada tahun sebelumnya. Yield dividen ADMF diperkirakan sekitar 7,0 persen.

Jadwal cum dividen ADMF di pasar regular dan negosiasi jatuh pada 14 April 2026, dengan ex dividen pada 15 April 2026. Sementara itu, cum dividen di pasar tunai adalah 16 April 2026, dan ex dividen pada 17 April 2026. Tanggal pencatatan (recording date) ditetapkan 16 April 2026, dengan pembayaran dividen tunai pada 30 April 2026.

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), pengelola jaringan bioskop XXI, juga melanjutkan tradisi pembagian dividen dengan total hampir Rp 1 triliun untuk tahun buku 2025. Dividen final sebesar Rp 7 per saham ini melengkapi dividen interim Rp 5 per saham yang telah dibagikan sebelumnya, sehingga total dividen mencapai Rp 979,76 miliar. Yield dividen CNMA sekitar 6,3 persen.

Untuk CNMA, cum dividen di pasar regular dan negosiasi adalah 14 April 2026, disusul ex dividen pada 15 April 2026. Di pasar tunai, cum dividen berlangsung 16 April 2026 dan ex dividen pada 17 April 2026. Recording date ditetapkan pada 16 April 2026, dengan pembayaran dividen tunai pada 28 April 2026.

PT Bank Permata Tbk (BNLI) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 1,26 triliun, atau Rp 35 per saham. Angka ini mencerminkan strategi bank dalam menyeimbangkan pembagian laba dengan penguatan modal. Dengan laba bersih mencapai Rp 3,58 triliun, dividend yield BNLI diperkirakan sekitar 1,3 persen, relatif lebih rendah dibandingkan emiten lain dalam daftar ini.

Jadwal cum dividen BNLI di pasar regular dan negosiasi adalah 15 April 2026, sedangkan ex dividen pada 16 April 2026. Di pasar tunai, cum dividen terjadi pada 17 April 2026, dengan ex dividen pada 20 April 2026. Recording date untuk BNLI adalah 17 April 2026, dan pembayaran dividen tunai direncanakan pada 7 Mei 2026.

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) menarik perhatian dengan yield dividen yang tinggi. Perseroan membagikan dividen Rp 80,04 per saham dengan total Rp 450 miliar. Dengan laba bersih Rp 256,44 miliar, tingkat pengembalian dividen ROTI tergolong tinggi, yakni sekitar 9,9 persen.

Untuk ROTI, cum dividen di pasar regular dan negosiasi ditetapkan 15 April 2026, dan ex dividen pada 16 April 2026. Di pasar tunai, cum dividen berlangsung 17 April 2026, dan ex dividen pada 20 April 2026. Tanggal pencatatan adalah 17 April 2026, dengan pembayaran dividen tunai pada 24 April 2026.

Perbedaan yield dividen ini menggambarkan karakteristik masing-masing saham, di mana beberapa menawarkan imbal hasil tinggi untuk strategi jangka pendek, sementara lainnya lebih stabil untuk investasi jangka panjang. Momentum cum date yang berdekatan ini memberikan kesempatan bagi investor untuk lebih selektif dalam mempertimbangkan fundamental dan keberlanjutan kinerja emiten, tidak hanya semata-mata mengejar dividen.