Enam Saham RI Keluar dari MSCI Standard Index Mei 2026

Sedang Trending 48 menit yang lalu

Morgan Stanley Capital International (MSCI) resmi mengumumkan hasil tinjauan indeks pada Selasa, 12 Mei 2026, yang menunjukkan tidak adanya tambahan saham Indonesia ke dalam MSCI Global Standard Index. Sebaliknya, enam emiten besar asal Indonesia dikeluarkan dari indeks utama tersebut dan mulai berlaku efektif setelah penutupan perdagangan 29 Mei 2026.

Berdasarkan data yang dirilis MSCI, emiten yang keluar dari indeks standar meliputi AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN, dan AMRT. Khusus untuk AMRT, saham pengelola Alfamart ini mengalami penurunan klasifikasi dari kategori standard cap menjadi small cap.

Ciptadana Sekuritas Asia mencatat bahwa perubahan komposisi ini berisiko menurunkan bobot Indonesia dalam indeks MSCI Emerging Markets. Pasca-rebalancing, jumlah emiten Indonesia di MSCI Standard Index diperkirakan menyusut dari 17 menjadi 11 perusahaan saja.

Analis Ciptadana Sekuritas Asia menilai bahwa pergerakan ini sebenarnya sudah diprediksi oleh pasar menyusul tren penurunan harga saham dan kondisi free float yang memburuk. Menurut lembaga tersebut, status freeze MSCI terhadap Indonesia hingga saat ini masih berlangsung.

Penurunan jumlah konstituen ini diperkirakan oleh Samuel Sekuritas Indonesia dapat menekan bobot Indonesia di MSCI Emerging Asia sekitar 10 basis poin. Proyeksi menunjukkan adanya potensi arus keluar dana asing (outflow) sebesar US$1 miliar hingga US$1,7 miliar akibat penyesuaian alokasi oleh investor global pasif.

Selain perubahan pada indeks utama, MSCI juga merombak daftar MSCI Small Cap Index dengan mengeluarkan 13 saham Indonesia lainnya. Emiten tersebut mencakup sektor pertambangan, perkebunan, hingga farmasi.

Daftar Saham Indonesia Keluar dari MSCI Global Standard Index Mei 2026KodeEmiten
AMMNAmman Mineral Internasional
BRENBarito Renewables Energy
TPIAChandra Asri Pacific
DSSADian Swastatika Sentosa
CUANPetrindo Jaya Kreasi
AMRTSumber Alfaria Trijaya
Daftar Saham Indonesia Keluar dari MSCI Small Cap Index Mei 2026KodeEmiten
ANTMAneka Tambang
AALIAstra Agro Lestari
BANKBank Aladin Syariah
BSDEBumi Serpong Damai
DSNGDharma Satya Nusantara
SIDOIndustri Jamu dan Farmasi Sido Muncul
MIDIMidi Utama Indonesia
MIKAMitra Keluarga
MSINMNC Digital Entertainment
TKIMPabrik Kertas Tjiwi Kimia
APICPacific Strategic Financial
SSMSSawit Sumbermas Sarana
TAPGTriputra Agro Persada

Sentimen negatif terhadap pasar domestik juga dipengaruhi oleh faktor eksternal berupa pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh angka Rp17.500 per dolar AS. MSCI telah menjadwalkan tinjauan indeks berikutnya pada 12 Agustus 2026 yang akan berlaku mulai 1 September 2026.