Excelsior Gilas FC Utrecht Lima Gol Tanpa Balas

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Excelsior berhasil menundukkan FC Utrecht dengan skor mencolok 5-0 dalam pertandingan Eredivisie yang berlangsung di Rotterdam pada Minggu, 26 April 2026. Kekalahan besar ini membuat posisi FC Utrecht di zona play-off kompetisi Eropa terancam oleh kejaran FC Groningen dan Sparta Rotterdam.

Tuan rumah tampil dominan sejak awal laga dan membuka keunggulan melalui Noah Naujoks yang memanfaatkan umpan silang pada menit ke-11. Kondisi tim tamu semakin memburuk setelah bek Matisse Didden diusir wasit Van der Eijk pada menit ke-31 akibat menerima kartu kuning kedua.

Gelandang Dani de Wit menyatakan kekecewaannya atas performa buruk tim yang dianggap berada di bawah standar minimum. Ia menilai tidak ada pemain yang tampil maksimal dalam laga tersebut.

"Niemand was goed en dan krijg je hem op deze manier om je oren" kata Dani de Wit, Pemain FC Utrecht.

Pemain tengah tersebut menegaskan bahwa tim tidak melakukan upaya yang cukup untuk membalikkan keadaan di lapangan.

"Dit leek nergens op. We hebben ook te weinig gedaan om het te keren. We zijn door de ondergrens gegaan" ujar Dani de Wit, Pemain FC Utrecht.

Eks pemain FC Utrecht, Sanches Fernandes, memperlebar jarak melalui sundulan pada menit ke-36 dan menambah gol keduanya setelah jeda antarpakak. Gol tambahan dari Yegoian pada menit ke-71 dan Hartjes di masa injury time melengkapi penderitaan tim tamu.

Pelatih Ron Jans mengkritik kedisiplinan pemainnya dan kegagalan dalam menerapkan strategi tekanan yang telah direncanakan sebelum laga dimulai.

"Met druk zetten deden we niet wat afgesproken was. En die gele kaarten van Didden waren gewoon dom, dat weet hij zelf ook" ujar Ron Jans, Pelatih FC Utrecht.

Jans menambahkan bahwa kartu merah tersebut menjadi titik balik yang mengubah jalannya pertandingan secara total bagi skuat asuhannya.

"We wilden het graag omzetten, maar door die rode kaart veranderde alles. Na de 3-0 was het helemaal over" tutur Ron Jans, Pelatih FC Utrecht.

Meskipun menelan kekalahan pahit, sang pelatih mencoba tetap optimis dalam menghadapi sisa kompetisi musim ini.

"We hebben de strijd verloren, maar niet de oorlog" tegas Ron Jans, Pelatih FC Utrecht.

Ia pun berharap hasil memalukan ini bisa menjadi pembelajaran berharga bagi para pemain untuk pertandingan selanjutnya.

"Garanties kan ik natuurlijk niet geven, maar als dit geen les is geweest..." ucap Ron Jans, Pelatih FC Utrecht.

Bek Mike van der Hoorn mengaku heran dengan merosotnya performa tim dan merasa sangat malu kepada para pendukung setianya.

"Je zou bijna denken dat er wat in onze drankjes zat. Dat was natuurlijk niet zo" ungkap Mike van der Hoorn, Bek FC Utrecht.

Kekalahan ini membuat FC Utrecht melorot ke peringkat kedelapan klasemen sementara, hanya unggul dua poin dari pesaing di bawahnya.

"We schamen ons kapot, helemaal richting onze supporters" pungkas Mike van der Hoorn, Bek FC Utrecht.

Di tengah situasi sulit ini, muncul kabar ketertarikan Club Brugge terhadap gelandang Alonzo Engwanda yang mengaku belum mengetahui informasi tersebut.

"Ik weet nergens van" respons Alonzo Engwanda, Gelandang FC Utrecht.