Fabio Quartararo Ubah Aerodinamika Yamaha M1 di MotoGP Prancis 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pebalap Yamaha Fabio Quartararo menerapkan perubahan komponen aerodinamika pada motor YZR M1 miliknya untuk menghadapi seri balap MotoGP Prancis 2026. Modifikasi pada bagian winglet fairing depan tersebut diperkenalkan menjelang sesi balapan yang berlangsung akhir pekan ini di Sirkuit Le Mans.

Penggunaan komponen baru ini merupakan upaya teknis untuk memperbaiki kendala kendali motor yang dialami sang pebalap pada awal musim. Dilansir dari Detik Oto, desain yang dipilih bukanlah model yang benar-benar asing bagi tim pabrikan asal Jepang tersebut.

Komponen tersebut identik dengan winglet yang dipakai Quartararo pada musim kompetisi tahun lalu dengan ciri khas tiga strip bergelombang. Bentuk ini berbeda signifikan dengan desain persegi yang sebelumnya sempat diperkenalkan Yamaha pada awal musim balap 2026.

"Kami akan menggunakan aerodinamika yang telah kami uji di Jerez. Itu positif," ungkap Quartararo seperti dikutip dari Crash, Jumat (8/5/2026).

Pebalap asal Prancis yang dijuluki El Diablo tersebut menilai kembalinya desain aerodinamika ini memberikan pengaruh langsung terhadap sensasi berkendaranya. Perubahan ini diharapkan dapat mengembalikan kemampuan motor dalam mencetak waktu putaran melalui performa roda depan.

"Di sinilah kami menemukan feeling kami, dan saya pikir itu akan sangat penting karena di masa lalu saya terbiasa mencetak lap time dengan roda depan dan dengan motor (M1 V4) ini saya tidak bisa melakukannya. Jadi ini akan sedikit membantu kami ke arah itu. Saya pikir ini akan sangat keren," sambung Quartararo.

Hingga saat ini, transisi Yamaha M1 menuju mesin V4 belum memberikan hasil yang memuaskan di lintasan balap. Inovasi mesin tersebut awalnya diproyeksikan sebagai solusi atas penurunan performa Yamaha M1 inline-4 yang gagal meraih gelar juara dunia sejak musim 2021.

Quartararo diprediksi memiliki sejumlah keuntungan pada seri kali ini karena berstatus sebagai tuan rumah. Selain dukungan penonton lokal, kondisi cuaca di Le Mans yang sering berubah secara tidak terduga dianggap bisa menjadi celah untuk meraih poin lebih banyak.

"Ketika hasilnya tak begitu bagus, tentu saja akan lebih sulit. Tapi semangat saya selalu sama. Saya mencoba memberikan yang terbaik di atas motor. Saya selalu mendorong diri saya hingga batas maksimal, dan inilah yang sedang saya lakukan. Meskipun hasilnya bukan yang saya inginkan, saya akan tetap berusaha 100 persen," tukas Quartararo.