Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), M Fadil Imran, resmi melantik 13 Pengurus Provinsi (Pengprov) di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, pada Selasa (12/5/2026). Langkah ini diambil guna memperkuat fondasi pembinaan atlet dari tingkat daerah di seluruh Indonesia.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus pusat serta perwakilan dari masing-masing wilayah yang dilantik. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detik Sport, pelantikan secara terpusat ini bertujuan menyelaraskan program kerja nasional demi menjaga tradisi prestasi bulutangkis di kancah internasional.
| 1 | Sulawesi Selatan |
| 2 | Sulawesi Tenggara |
| 3 | Sulawesi Tengah |
| 4 | Gorontalo |
| 5 | Bengkulu |
| 6 | Kalimantan Timur |
| 7 | Papua Pegunungan |
| 8 | Papua |
| 9 | Kalimantan Barat |
| 10 | Kalimantan Tengah |
| 11 | Kalimantan Utara |
| 12 | Banten |
| 13 | Sumatera Utara |
Dalam pidatonya, Fadil Imran memberikan penekanan bahwa keberhasilan prestasi tidak hanya bertumpu pada fasilitas pusat. Ia menilai daerah memiliki tanggung jawab krusial sebagai garda terdepan dalam proses regenerasi atlet nasional.
"Pengprov bukan sekadar struktur organisasi, tetapi merupakan garda terdepan dalam menjaring, membina, dan menyiapkan talenta terbaik bangsa. PBSI harus memperkuat fondasi pembinaan dari hulu, karena masa depan bulutangkis Indonesia dimulai dari daerah," kata Fadil, Ketua Umum PBSI.
Penegasan mengenai sistem pembinaan jangka panjang juga disampaikan oleh Fadil guna menghadapi berbagai kompetisi besar di masa mendatang. Ia berharap pengurus baru dapat bekerja secara terukur dan berkelanjutan dalam mencetak bibit unggul.
"Ke depan, kita tidak boleh hanya berorientasi pada hasil jangka pendek. Kita harus membangun ekosistem prestasi yang kuat, terukur, dan berkelanjutan. Pengprov harus menjadi bagian penting dari talent pipeline nasional menuju Asian Games, Kejuaraan Dunia, hingga Olimpiade 2028," ujarnya Fadil, Ketua Umum PBSI.
Momen pelantikan ini bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-75 PBSI yang ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng. Fadil mengingatkan pentingnya profesionalisme dalam tubuh organisasi untuk menjaga kebanggaan bangsa melalui olahraga.
"Semangat persatuan, profesionalisme, dan pembinaan berkelanjutan harus menjadi kekuatan bersama agar bulutangkis terus menjadi sumber kebanggaan dan kegembiraan bangsa," tutup Fadil, Ketua Umum PBSI.
56 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·