Fadli Zon Jajaki Kerja Sama Museum Modern di Shanghai

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon melakukan kunjungan kerja ke Museum of Art Pudong (MAP) di Shanghai, Tiongkok, pada Senin (27/4/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk mempelajari tata kelola museum modern berskala global serta memperluas jaringan kerja sama budaya internasional sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda strategis Kementerian Kebudayaan dalam melihat praktik pengelolaan seni rupa kontemporer. Di lokasi tersebut, Fadli Zon berkesempatan meninjau pameran karya Picasso dan koleksi pola warisan budaya dari India, Iran, hingga dunia Ottoman.

Pengalaman meninjau berbagai koleksi tersebut memberikan sudut pandang baru mengenai cara museum mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu dalam satu ruang publik. Fadli Zon menilai bahwa museum di Shanghai tersebut berhasil menjadi jembatan dialog yang efektif bagi masyarakat dunia.

"Museum dapat menjadi ruang dialog lintas budaya, lintas zaman, dan lintas disiplin, yang mempertemukan seni rupa, desain, sejarah, warisan budaya, dan pengalaman publik secara kreatif," ujar Fadli Zon, Menteri Kebudayaan RI.

Ketua Umum secara khusus menyoroti keberhasilan MAP dalam menjalin kemitraan strategis dengan institusi seni ternama dunia. Kolaborasi semacam itu dianggap sebagai kunci bagi pengembangan institusi kebudayaan di masa depan agar tetap relevan di kancah internasional.

"MAP memberi contoh penting bagaimana museum dapat memperkuat jejaring global melalui joint exhibition dan kerja sama dengan museum-museum mitra dunia, termasuk Louvre dan Musée Picasso," lanjut Fadli Zon, Menteri Kebudayaan RI.

Melalui agenda ini, Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmennya untuk memajukan ekosistem seni rupa nasional melalui program residensi dan peningkatan kualitas kuratorial. Langkah ini diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi publik terhadap karya seni bermutu tinggi.

Museum of Art Pudong sendiri merupakan institusi seni modern yang berdiri sejak 2021 di kawasan Lujiazui. Museum ini dikenal secara global karena arsitekturnya yang ikonik serta konsistensinya dalam menyelenggarakan pameran internasional yang menggabungkan elemen tradisional dan kontemporer.