FC Seoul Jamu Gimcheon Sangmu Saat Jesse Lingard Soroti Manchester United

Sedang Trending 1 jam yang lalu

FC Seoul dijadwalkan menjamu Gimcheon Sangmu dalam lanjutan kompetisi K League 1 di Stadion Piala Dunia Seoul pada Sabtu, 2 Mei 2026. Pertandingan ini menjadi ujian konsistensi bagi tuan rumah yang baru saja memetik kemenangan tipis 2-1 atas Gangwon FC.

Klub ibu kota tersebut saat ini mengantongi catatan pertahanan yang cukup solid. Dilansir dari laporan Posmetro Medan, lini belakang FC Seoul tercatat hanya kebobolan empat gol dalam enam pertandingan terakhir yang mereka jalani di kompetisi domestik.

Namun, manajer Ik-soo An harus memutar otak lantaran absennya Sang-min Lee yang mengalami cedera serta Jeong-beom Son akibat hukuman kartu merah. Sebaliknya, Gimcheon Sangmu datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menundukkan Bucheon FC dengan skor 2-0.

Statistik pertemuan sejak Juli 2024 menunjukkan dominasi tipis FC Seoul dengan tiga kemenangan berbanding dua milik Gimcheon. Meski demikian, tim tamu tercatat pernah mempermalukan Seoul dengan skor 3-1 di kandang mereka pada pertemuan liga November 2025 lalu.

Di luar lapangan, mantan bintang FC Seoul yang kini membela klub Brasil Corinthians, Jesse Lingard, memberikan pandangan mendalam mengenai perkembangan karier dan ambisinya. Gelandang asal Inggris ini menegaskan bahwa ia masih sanggup bersaing di kompetisi papan atas.

"It's still high-level football," ujar Jesse Lingard, Mantan Pemain FC Seoul.

Lingard menjelaskan bahwa keputusannya merantau ke Amerika Latin adalah untuk menguji kemampuannya. Ia merasa skala klub dan atmosfer liga di Brasil memberikan tantangan yang sebanding dengan kualitas permainannya.

"I think I can play at a high level. For me, it was just about the competition - how big the club is here, how big the league is," kata Jesse Lingard, Mantan Pemain FC Seoul.

Pemain berusia 33 tahun itu mengakui sempat menerima berbagai tawaran kontrak sebelum akhirnya memilih Corinthians. Baginya, kepindahan ini adalah bentuk pembuktian diri setelah meninggalkan kancah sepak bola Inggris dan Korea Selatan.

"I had offers on the table, but I still test myself out," tutur Jesse Lingard, Mantan Pemain FC Seoul.

Lingard menepis anggapan bahwa kepindahannya ke Brasil sekadar untuk masa pensiun. Ia secara terbuka menyatakan target besarnya untuk membawa pulang piala bagi klub barunya tersebut.

"I've come here to lift a trophy," cetus Jesse Lingard, Mantan Pemain FC Seoul.

Pengalaman baru di Brasil memberikan kesan mendalam bagi Lingard, terutama mengenai gairah para suporter. Ia menceritakan bagaimana fanatisme penggemar yang mendatangi tempat latihan merupakan hal baru baginya.

"I'd never experienced it before," ucap Jesse Lingard, Mantan Pemain FC Seoul.

Meskipun tekanan dari suporter sangat tinggi, Lingard menilai hal tersebut sebagai bahan bakar motivasi bagi skuat. Ia sadar bahwa ekspektasi besar itu berbanding lurus dengan kritik yang akan diterima jika tim tampil mengecewakan.

"Fans going into the training ground... speaking to us. You see how passionate they are for us to do well and win. It only gives us more reason to win on a matchday," ungkap Jesse Lingard, Mantan Pemain FC Seoul.

Kondisi Corinthians sendiri mulai stabil di bawah asuhan Fernando Diniz meski Lingard masih terkendala bahasa. Ia mengakui pengawasan ketat akan selalu ada saat performa tim menurun.

"When you fall short, of course, you're going to get the scrutiny," jelas Jesse Lingard, Mantan Pemain FC Seoul.

Dalam urusan komunikasi sehari-hari, Lingard sangat terbantu oleh beberapa rekan setimnya yang menguasai bahasa Inggris. Namun, ia bertekad untuk tidak terus bergantung pada bantuan penerjemah.

"Some players speak a little bit of English and do translate a little bit," kata Jesse Lingard, Mantan Pemain FC Seoul.

Lingard membandingkan kesulitan belajar bahasa selama masa perantauannya. Baginya, struktur bahasa Korea jauh lebih menantang dibandingkan prosesnya mempelajari bahasa Portugis saat ini.

"But I want to pick up Portuguese. The Korean language was very difficult. I picked up a few words, but I feel like here I could actually learn the language," imbuh Jesse Lingard, Mantan Pemain FC Seoul.

Terkait kondisi mantan klubnya di Inggris, Lingard memberikan dukungan penuh bagi Michael Carrick untuk menjadi manajer permanen Manchester United. Ia menilai Carrick telah menghidupkan kembali kejayaan masa lalu klub.

"We achieved amazing things," ujar Jesse Lingard, Mantan Pemain FC Seoul.

Mengenang 20 tahun kariernya di Old Trafford, Lingard menyebut keputusannya ke Korea Selatan adalah cara untuk mencari penyegaran mental. Ia memahami bahwa perubahan gaya kepemimpinan di United merupakan siklus yang wajar.

"But there's going to be a point in time where you move on. For me, it was Korea," kata Jesse Lingard, Mantan Pemain FC Seoul.

Lingard menambahkan bahwa adaptasi dengan manajer baru yang membawa ideologi berbeda seringkali menyulitkan bagi pemain. Namun, ia melihat stabilitas di bawah kepemimpinan Carrick saat ini.

"It can be difficult with different managers coming in, having different ideas, different personnel," tutur Jesse Lingard, Mantan Pemain FC Seoul.

Lingard meyakini para pemain United merespons taktik Carrick dengan sangat baik karena hubungan emosional yang kuat. Pengetahuan mendalam Carrick terhadap internal klub dinilai sebagai aset yang tak ternilai.

"But I think they're really on the right track with Michael. I know him from my United days. I know how he operates. The lads are doing really well under him," ucap Jesse Lingard, Mantan Pemain FC Seoul.

Dukungan tersebut juga didasari oleh keyakinan Lingard bahwa Carrick memiliki pemahaman mendalam tentang filosofi klub. Menurutnya, hal itu sangat krusial bagi kesuksesan jangka panjang.

"He's got that Manchester United DNA inside of him. He knows the ins and outs of the club," tegas Jesse Lingard, Mantan Pemain FC Seoul.

Selain itu, Lingard secara khusus menyoroti performa Bruno Fernandes yang ia anggap layak masuk nominasi Ballon d'Or. Ia menyebut Fernandes selalu menjadi rekan yang suportif bagi kariernya.

"He always wanted to see the best of me at United," kata Jesse Lingard, Mantan Pemain FC Seoul.

Lingard menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Fernandes adalah sosok yang selalu bisa ia hubungi kapan saja. Ia memuji konsistensi kapten United tersebut dalam memberikan kontribusi assist dan gol di setiap laga.

"He's always been a guy that's been there, that I can always reach out to," ujar Jesse Lingard, Mantan Pemain FC Seoul.