Klub Belanda NAC Breda resmi mengajukan protes ke Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) terkait keabsahan bermain penggawa Go Ahead Eagles, Dean James, setelah sang pemain menuntaskan proses naturalisasi menjadi warga negara Indonesia.
Persoalan ini mencuat usai kemenangan 6-0 Go Ahead Eagles atas NAC Breda pada 15 Maret 2026, yang memicu keraguan atas izin kerja James di Belanda. Pemain yang melakoni debut bersama Timnas Indonesia pada 20 Maret tersebut diduga kehilangan paspor Belanda miliknya akibat proses naturalisasi tersebut.
Komentator Rogier Jacobs mengawali polemik ini melalui diskusi dalam sebuah program siaran terkait potensi pelanggaran regulasi pemain asing. Menurut laporan vietnam.vn, James yang lahir di Belanda kini dianggap memerlukan izin kerja formal jika status kewarganegaraan asalnya sudah tidak berlaku.
"De Derde Helft,"
ujar Rogier Jacobs, Komentator.
Jacobs berargumen bahwa NAC Breda masih memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan secara administratif meskipun skor di lapangan menunjukkan kekalahan telak. Isu serupa dikabarkan berdampak pada sekitar 25 pemain lain di liga tersebut yang memiliki latar belakang naturalisasi dari negara-negara seperti Indonesia, Suriname, dan Tanjung Verde.
Pakar hukum memberikan pandangan mengenai konsekuensi yuridis bagi atlet yang melepaskan kewarganegaraan Uni Eropa mereka demi membela tim nasional negara lain.
"Jika seorang pemain melepaskan kewarganegaraan Belanda mereka, mereka akan berada di bawah yurisdiksi hukum yang berbeda dan akan diwajibkan untuk memiliki izin kerja untuk bermain di negara tersebut."
kata Marjan Olfers, Profesor Hukum Olahraga.
Kasus ini kini telah memasuki ranah hukum melalui persidangan di Utrecht setelah KNVB dan pengelola Eredivisie (ECV) sempat menolak tuntutan awal NAC Breda. Jika pengadilan mengabulkan gugatan tersebut, sebanyak 133 pertandingan Eredivisie terancam harus dijadwal ulang, yang berpotensi mengganggu persiapan menuju Piala Dunia FIFA 2026.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·