Gelandang Real Madrid Federico Valverde mengalami luka di bagian dahi setelah terlibat adu argumen dalam sesi latihan tim pada Kamis (7/5) malam WIB. Insiden yang menyebabkan Valverde dilarikan ke rumah sakit tersebut memicu rumor adanya perkelahian fisik dengan rekan setimnya, Aurelien Tchouameni.
Kabar mengenai keretakan internal ini mencuat di tengah upaya Real Madrid mengejar Barcelona dalam perebutan gelar juara Liga Spanyol yang kian sulit. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Detik Sport, Valverde segera memberikan klarifikasi untuk meredam spekulasi yang berkembang di media sosial.
Pemain asal Uruguay tersebut menegaskan bahwa luka yang dialaminya bukan disebabkan oleh tindakan kekerasan dari pemain lain. Valverde menjelaskan kronologi kejadian yang sebenarnya melalui pernyataan resmi di akun pribadi miliknya.
"Kemarin kami ada adu argumen. Dengan tidak sengaja, kepala saya menghantam meja dan terluka kecil di dahi yang selanjutnya harus ke rumah sakit," paparnya Federico Valverde, Gelandang Real Madrid.
Valverde juga memberikan pembelaan terhadap rekan-rekan setimnya untuk memastikan tidak ada konflik fisik yang terjadi di lapangan latihan. Ia menyadari bahwa situasi klub yang sedang tertekan mempermudah tersebarnya berita miring kepada publik.
"Tidak ada rekan setim yang memukul saya dan sebaliknya. Meskipun saya memahami, mudah bagi Anda percaya dengan isu di luar sana," jelas Federico Valverde, Gelandang Real Madrid.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga privasi internal tim, terutama saat kondisi kompetisi sedang tidak berpihak pada Los Blancos. Valverde menyayangkan adanya pihak yang sengaja memanfaatkan momen sulit klub untuk menyebarkan kabar bohong.
"Di ruang ganti, ada banyak hal terjadi dan kami menyimpannya rapat-rapat bukan untuk konsumsi publik," kata Federico Valverde, Gelandang Real Madrid.
Kondisi Real Madrid yang terancam mengakhiri musim tanpa perolehan trofi dinilai menjadi faktor utama meningkatnya tensi dan pemberitaan yang berlebihan. Valverde menutup pernyataannya dengan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi.
"Sayangnya, ada orang yang menyebarkan rumor. Saat Real Madrid jalani musim yang sulit tanpa trofi, segalanya jadi berlebihan," ungkap Federico Valverde, Gelandang Real Madrid.
Gelandang bernomor punggung 15 itu mengaku sangat terpukul karena insiden ini terjadi di saat klub sedang melewati periode yang berat. Ia menegaskan loyalitasnya terhadap tim ibu kota Spanyol tersebut.
"Saya minta maaf. Saya benar-benar minta maaf karena situasi ini menyakiti saya, momen yang klub lalui ini sedang menyakitkan. Real Madrid adalah salah satu hal terpenting dalam hidup saya," tutup Federico Valverde, Gelandang Real Madrid.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·