Roberto DAversa Fokus Laga Torino Lawan Sassuolo di Tengah Protes

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pelatih Torino Roberto D'Aversa menekankan pentingnya profesionalisme tim saat menjamu Sassuolo pada Jumat, 8 Mei 2026, meski suasana internal klub sedang diwarnai protes suporter. Laga pekan lanjutan Liga Italia ini menjadi momentum penebusan bagi Granata setelah kekalahan dari Udinese dan aksi protes di Superga.

Klub asal Turin tersebut menargetkan poin penuh di Stadion Olimpico Grande Torino untuk memperbaiki posisi di klasemen. Saat ini, Sassuolo yang berstatus tim promosi justru unggul delapan poin di atas Torino, sebuah catatan yang menjadi perhatian serius bagi manajemen dan staf pelatih.

D'Aversa memberikan pujian kepada tim lawan yang dinilai mampu menjaga konsistensi setelah sempat terlempar ke kasta kedua. Ia mengingatkan anak asuhnya agar tampil dengan mentalitas yang tepat di hadapan pendukung sendiri demi meraih hasil maksimal bagi klub dan para fan.

"In casa i ragazzi hanno fatto cose meravigliose – dice il tecnico Roberto D’Aversa ricordando i 10 points in 4 partite con 10 gol segnati - e mi auguro che vadano in campo nella modalità giusta. L’anomalia del Sassuolo è la retrocessione di un anno fa: Grosso è stato bravo a vincere dopo essere sceso in B e ora dà continuità. Affrontiamo la partita nel modo migliore possibile, questa partita è importante per i calciatori, per la squadra e per i tifosi" kata Roberto D'Aversa, Pelatih Torino.

Suasana emosional menyelimuti persiapan tim setelah sekitar seratus orang melakukan protes di Superga sebelum ibadah peringatan tragedi klub. D'Aversa menyatakan bahwa momen 4 Mei memiliki nilai sejarah yang sakral bagi Torino dan tidak seharusnya terganggu oleh dinamika protes apa pun.

"Il 4 maggio è un momento che va al di sopra di tutto e di tutti, anche di qualsiasi protesta. Ho provato emozioni forti e indescrivibili – spiega l’allenatore -: dal silenzio in chiesa alla lettura di Duvan. Ho avuto i brividi, sono stati momenti intensi che porterò per sempre dentro" ungkap Roberto D'Aversa, Pelatih Torino.

Masa depan D'Aversa di Turin masih menjadi tanda tanya mengingat kontraknya yang akan segera berakhir tanpa ada tanda-tanda pembaruan. Pelatih tersebut menyatakan telah mencapai target awal untuk menyelamatkan tim dan meningkatkan nilai pasar para pemain yang ada di skuat.

"Quando il Toro mi ha chiamato avevo due obiettivi – ricorda D’Aversa -: salvare la squadra e ci siamo riusciti, anche facendo cose importanti, ma anche ridare valore ad ogni singolo giocatore. E qui possiamo migliorare: mi getto nel lavoro per questo. Un’idea sul futuro me la sono fatta, se il presidente mi chiamerà, ne parlerò con lui del mio pensiero" tegas Roberto D'Aversa, Pelatih Torino.

Kekuatan lini serang Torino dipastikan bertambah dengan kembalinya Duvan Zapata, Adams, dan Pedersen dalam daftar susunan pemain. Kehadiran para pemain pilar ini memungkinkan D'Aversa kembali menerapkan skema dua penyerang yang didukung oleh kreativitas Nikola Vlasic di lini tengah.