Fitri Salhuteru Adukan Produk Kecantikan Milik Doktif ke BPOM

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Konflik dokter sekaligus influencer Samira alias Doktif dengan Richard Lee melebar. Fitri Salhuteru mendatangi kantor BPOM untuk melakukan audiensi sekaligus menyampaikan aduan terkait produk kecantikan milik Doktif yang dicabut BPOM.

Kedatangan Fitri Salhuteru bersama sejumlah pihak seperti rekannya dr Andreas, dr Janeth dan Aliansi Masyarakat Peduli Kosmetik Indonesia atau Ampikindo.

"Hari ini agendanya adalah audiensi ya," kata Fitri Salhuteru di BPOM Pusat, kawasan Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (7/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesempatan itu, Fitri mengapresiasi keterbukaan BPOM terhadap masyarakat. Terutama yang ingin melaporkan dugaan pelanggaran produk kosmetik.

"Terima kasih teman-teman sudah hadir di sini untuk kita sama-sama menyuarakan bahwa BPOM ini sangat terbuka untuk masyarakat yang ingin mengadu tentang peredaran produk khususnya kosmetik," ungkapnya.

Perempuan yang pernah berteman dekat dengan Nikita Mirzani itu kemudian menyinggung tindakan Doktif yang menurutnya dilakukan berulang kali di media sosial. Terutama soal menyerang produk kecantikan lain.

"Kalau saya hanya ingin, apa ya, saya selalu mengatakan mirroring ya, perbuatan Samira khususnya yang dilakukan berulang kali di dunia maya," kata Fitri Salhuteru.

Ia juga menunjukkan salah satu produk kecantikan yang disebut masih dijual meski diduga sudah ditarik dari peredaran.

"Salah satu contohnya ini. Ini adalah produknya Samira yang dia masih jual per kemarin kalau gak salah. Ini kita checkout dan saya berikan ini ke BPOM untuk dicek nomor BPOM-nya. Ternyata ini produk yang sudah ditarik," ungkapnya.

Namun, Fitri menegaskan dirinya masih menemukan produk itu diperjualbelikan. Ia juga berpesan kepada pengusaha skincare lainnya untuk tidak takut dengan Doktif.

"Ini kata BPOM, ini produk sudah ditarik dan dia masih berjualan. Nah, maksud saya di sini untuk teman-teman pengusaha skincare, kalian jangan takut atau jangan pedulikan kalau ada ancaman-ancaman dari oknum-oknum influencer yang ingin menjatuhkan bisnis kalian," tuturnya.

"Itu saja dari saya, dan saya mengucapkan terima kasih kepada BPOM yang sudah memberikan waktu dan kesempatan untuk kami di sini, ingin bersama-sama memperbaiki dunia usaha skincare di Indonesia," tukas Fitri Salhuteru.


(fbr/pus)