Jadi intinya...
- Kenzi bebas dan meneror Khansa melalui telepon, mengancam melanjutkan kisah kelam mereka.
- Trisa diculik setelah Linda merusak ban mobil; Fathan marah dan mengancam Linda.
- Kenzi dan Monika bersekongkol merencanakan pembunuhan Khansa.
Liputan6.com, Jakarta - Sinetron Istiqomah Cinta Episode Kamis 7 Mei mengisahkan, suasana di ruang makan keluarga Dokter Akhsan mendadak dipenuhi ketegangan. Saat semua sedang berkumpul, ponsel milik Khansa tiba-tiba berdering.
Nomor yang muncul tidak dikenal, tetapi nama di layar menunjukkan Kenzi. Sosok pria psikopat yang sebelumnya terlibat dalam tragedi di villa itu ternyata telah bebas dari hukuman karena bantuan koneksi hukum keluarganya.
Dengan sengaja Kenzi meneror Khansa melalui panggilan yang disetel menggunakan loudspeaker. Ia mengatakan bahwa kisah kelam mereka belum berakhir dan semuanya akan segera berlanjut. Ucapan itu membuat suasana rumah menjadi penuh kecemasan.
Di waktu yang sama, Oscar datang bersama Monika yang kini tampil mengenakan cadar. Oscar memperkenalkan Monika sebagai pengawal pribadinya. Kehadiran Monika langsung memancing kemarahan Khansa yang menolak membiarkannya masuk ke rumah. Namun sebenarnya Oscar memiliki tujuan tersembunyi. Ia sengaja membawa Monika agar bisa terus mengawasi gerak-geriknya karena Oscar yakin Monika adalah sosok misterius yang dikenal sebagai “Ninja Pink”.
Sementara itu, Fathan dan Emran sepakat menghentikan perselisihan mereka untuk sementara demi menghadapi ancaman Kenzi. Fathan meminta Emran segera berkata jujur kepada Ibu Vira mengenai perceraiannya dengan Khansa agar tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari.
Di sisi lain, Linda diam-diam menjalankan rencana jahat. Ia sengaja merusak ban mobilnya sendiri sebelum meminjamkannya kepada Trisa dan Amel. Ketika mobil itu melintas di jalan yang sepi, ban mendadak kempes.
Dalam situasi panik tersebut, Trisa diculik oleh sekelompok preman suruhan DJ Dody, sementara Amel hanya bisa menangis ketakutan. Setelah menerima telepon dari Amel, Fathan segera datang ke lokasi kejadian. Ketika menemukan tas Trisa masih utuh, ia langsung menyadari bahwa kejadian itu bukan perampokan biasa, melainkan penculikan yang telah direncanakan. Karena marah, Fathan mendatangi Linda dan mengancam akan menyeretnya ke penjara.
Di tempat lain, Kenzi mengetahui bahwa Khansa kembali tinggal di apartemen milik Ibu Hutami. Ia pun bekerja sama dengan Monika untuk menyusun rencana menghabisi nyawa Khansa.
Saat itu Khansa sedang berbicara melalui telepon dengan Fathan yang berada sendirian di taman. Karena merasa khawatir terhadap keadaan Fathan, Khansa memutuskan untuk segera menemuinya malam itu juga. Namun sebelum pergi, Ibu Vira mencoba menghentikannya dan meminta Khansa terlebih dahulu meminta izin kepada Emran.
Film Suamiku Lukaku Gelar Sharing Session, tentang Memahami Trauma dalam Hubungan
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·