Manajer Fulham Marco Silva berencana memanfaatkan potensi ketegangan mental yang dihadapi Arsenal saat kedua tim bertemu di Stadion Emirates pada Sabtu (2/5/2026) dini hari WIB. Tim tamu berambisi mencuri poin di tengah tekanan besar yang membebani tuan rumah dalam perebutan takhta juara Premier League.
Klub berjuluk Meriam London tersebut saat ini memimpin klasemen sementara dengan perolehan 73 poin dari 34 pertandingan. Melansir data dari Detik Sport, posisi Arsenal dibayangi ketat oleh Manchester City yang menguntit di peringkat kedua dengan raihan 70 poin dari 33 laga.
Kemenangan atas Fulham menjadi harga mati bagi anak asuh Mikel Arteta untuk memperlebar jarak menjadi enam poin. Hal ini dikarenakan Manchester City baru akan bertanding melawan Everton di Stadion Hill Dickinson pada Selasa (5/5/2026) dini hari WIB.
Situasi krusial di akhir musim ini dinilai Marco Silva bisa memicu kegugupan di kubu lawan. Ia menegaskan bahwa kesiapan fisik dan taktik timnya akan menentukan apakah tekanan tersebut bisa dikonversi menjadi keuntungan bagi Fulham.
"Semoga kita bisa memanfaatkan itu (ketegangan). Itu tergantung pada kami, tergantung pada mereka, dan tergantung pada banyak hal," kata Manajer Fulham, Marco Silva.
Silva menambahkan bahwa dinamika atmosfer pertandingan nanti sangat bergantung pada performa yang ditunjukkan oleh para pemainnya di lapangan hijau. Jika Fulham mampu tampil dominan, hal itu diprediksi akan meningkatkan beban psikologis bagi Arsenal.
"Apakah suasananya tegang atau tidak tergantung pada bagaimana kami bermain. Apakah kami cukup baik untuk mewujudkannya. Sesederhana itu," tegas Marco Silva.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·