Sepuluh penumpang dilarikan ke rumah sakit setelah terkena semprotan zat misterius di dalam gerbong kereta East Japan Railway Co pada Minggu (10/5/2026) pukul 16.35 waktu setempat. Insiden tersebut terjadi saat kereta melintasi jalur Tokaido bagian Ueno-Tokyo sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Rangkaian kereta yang berangkat dari Stasiun Odawara di Prefektur Kanagawa menuju Stasiun Takasaki di Prefektur Gunma tersebut segera melakukan pemberhentian darurat. Pihak operator menghentikan layanan kereta di Stasiun Kawasaki guna mengevakuasi para penumpang yang terdampak oleh paparan zat asing tersebut.
East Japan Railway Co mengonfirmasi bahwa operasional selanjutnya dialihkan menggunakan jalur Yokosuka selama penanganan berlangsung. Meski demikian, dampak medis secara detail dari semprotan tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh otoritas setempat.
Laporan Kyodo News menyebutkan bahwa di antara para korban terdapat satu keluarga yang terdiri dari tiga orang. Korban tersebut meliputi pasangan suami istri dan anak mereka yang masih berusia balita.
Seorang ibu berusia 35 tahun bersama suami dan putrinya yang berusia 1 tahun, mengatakan tenggorokannya bermasalah, tetapi disebut tidak mengalami cedera serius.
Penjelasan mengenai gangguan pada area tenggorokan tersebut disampaikan oleh sang ibu saat menjalani pemeriksaan. Selain keluarga tersebut, sejumlah penumpang lain yang berada di gerbong yang sama melaporkan adanya aroma asing yang tidak biasa di dalam kereta.
Pihak pemadam kebakaran telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh gerbong. Berdasarkan hasil pemeriksaan teknis di lapangan, petugas melaporkan bahwa tidak ditemukan adanya kandungan gas berbahaya di dalam rangkaian kereta tersebut.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·