Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Buleleng Bali pada Kamis Subuh

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Wilayah Buleleng dan Tabanan di Provinsi Bali diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,8 pada Kamis, 23 April 2026, pukul 04.34 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat getaran berada di darat dengan kedalaman mencapai 10 kilometer.

Lokasi episenter gempa tersebut teridentifikasi berada pada koordinat 13 kilometer arah barat daya Buleleng. Berdasarkan laporan otoritas terkait, guncangan ini dirasakan nyata oleh warga di dalam rumah dengan skala III MMI, yang dianalogikan seperti getaran truk yang sedang melintas.

"Pusat gempa berada di darat, 13 kilometer barat daya Buleleng," ungkap BMKG dalam laman resmi, Kamis, 23 April 2026.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun jatuhnya korban jiwa akibat peristiwa tektonik tersebut. BMKG terus melakukan pemantauan terhadap potensi aktivitas seismik susulan di wilayah Pulau Dewata.

"Gempa memiliki kedalaman 10 kilometer," ujar BMKG.

Sebelum insiden di Buleleng, BMKG juga mencatat aktivitas gempa bumi di wilayah Kuta Selatan, Kabupaten Badung, pada Selasa, 21 April 2026. Gempa dengan magnitudo 2,7 tersebut terjadi pada pukul 16.05 WIB dengan titik koordinat 9.35 Lintang Selatan dan 114.55 Bujur Timur.

"Gempa Mag:2.7, 21-Apr-2026 16:05:55WIB, Lok:9.35LS, 114.55BT (97 km BaratDaya KUTASELATAN-BALI), Kedlmn:10 Km," tulis BMKG dikutip Selasa (21/4/2026).

Pusat gempa di Kuta Selatan tersebut berlokasi di laut pada jarak sekitar 97 kilometer arah barat daya. Meskipun terjadi di laut, pihak berwenang memastikan tidak ada dampak kerusakan yang dilaporkan oleh masyarakat sekitar lokasi kejadian.