Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Laut Banda Maluku Tenggara

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Maluku Tenggara pada Sabtu, 18 April 2026, pukul 06.10 WIB akibat aktivitas deformasi batuan di dalam lempeng Laut Banda. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat getaran berada di laut pada kedalaman 91 kilometer.

Hasil analisis menunjukkan titik koordinat episenter terletak pada 6,13° Lintang Selatan dan 131,42° Bujur Timur, tepatnya 154 kilometer arah barat daya Maluku Tenggara. Gempa menengah ini memiliki mekanisme pergerakan geser naik atau oblique thrust berdasarkan pantauan stasiun pemantau.

Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Rahmat Triyono, S.T., Dipl.Seis., M.Sc, menjelaskan bahwa dampak guncangan dirasakan di Kormomolin dan Kepulauan Aru dengan skala intensitas II MMI. Pada skala tersebut, getaran umumnya dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda ringan yang digantung bergoyang.

Ia menegaskan, hasil pemodelan BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Melansir laporan rri.co.id, pihak berwenang terus memantau perkembangan situasi tektonik di lokasi tersebut untuk mengantisipasi adanya getaran susulan. Hingga pukul 07.43 WIT, sistem monitoring BMKG belum mendeteksi adanya aktivitas gempa susulan atau aftershock pascaguncangan utama tersebut.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memastikan informasi yang diperoleh berasal dari kanal resmi BMKG yang telah terverifikasi.