Gerakan yang bisa dilakukan untuk perbaiki postur setelah beraktivitas

Sedang Trending 53 menit yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Kegiatan yang secara rutin dengan durasi yang lama dilakukan bisa berpengaruh kepada postur dan cara menopang tubuh, misalnya duduk lama di depan komputer dan mengemudi.

Dikutip dari laman Eatingwell, Kamis (14/5) waktu setempat, untuk mengatasi perubahan ini, dokter terapi fisik dari Mims Method di New York City, Amerika Serikat, Dan Ginader, PT, DPT membagikan beberapa kiat sederhana yang bisa dilakukan tanpa perlu peralatan mahal atau latihan yang rumit.

Pertama yakni gerakan klasik dalam fisioterapi yang dikenal sebagai wall angel yang hanya membutuhkan sedikit ruang kosong di dinding untuk melakukannya. Gerakan ini dilakukan berdiri dengan punggung menempel rata ke dinding.

Baca juga: Perbedaan nyeri punggung yang diakibatkan oleh aktivitas dan ginjal

Perhatikan posisi tubuh dengan seksama, pastikan kepala, leher, tulang belikat, punggung, dan lengan menyentuh dinding secara bersamaan. Gerakan ini perlu mempertahankan kontak penuh tubuh dengan dinding sepanjang gerakan.

Dari posisi awal ini, perlahan angkat lengan ke atas setinggi mungkin dengan nyaman. Saat merasa lengan mulai terlepas dari dinding, berhenti dan perlahan turunkan kembali ke posisi awal.

Ulangi gerakan ini untuk tiga set delapan repetisi.

Gerakan kedua adalah membentuk huruf I, T dan Y yang menargetkan punggung atas dan tepat di bawah tulang belikat.

Berdirilah sedekat mungkin menghadap tembok lalu gerakkan lengan membentuk tiga huruf yang berbeda: huruf "I," huruf "T," dan huruf "Y."

Selanjutnya, rentangkan lengan ke samping hingga membentuk huruf "T".

Dari posisi ini, tarik lengan ke belakang menjauh dari dinding untuk membentuk huruf "Y" dan fokuskan secara khusus pada pengaktifan otot-otot di bawah tulang belikat.

Ulangi gerakan-gerakan tersebut untuk tiga set.

Ginader menyarankan untuk memeriksa kondisi tubuh setiap 30 menit sekali. Dengan menyesuaikan posisi tubuh kembali ke posisi yang lebih baik sepanjang hari, seseorang secara pasif membangun kekuatan dan daya tahan tanpa membuat otot kelelahan.

Baca juga: Hal yang harus diperhatikan saat duduk di lantai

Baca juga: Dokter bagikan penyebab nyeri kaki yang pengaruhi kesehatan

Penerjemah: Sinta Ambarwati
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.