Gereja Katolik Santo Fransiskus di Mimika Malahap Api hingga Ludes

Sedang Trending 51 menit yang lalu

Gereja Katolik Stasi Santo Fransiskus di Kampung Pomako LS RT 03, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, hangus terbakar setelah api muncul dari bagian dalam gedung. Peristiwa kebakaran ini dilaporkan terjadi pada Kamis (28/5/2026).

Dilansir dari Detikcom, angin kencang dari arah timur menyebabkan kobaran api merambat cepat dan melahap seluruh struktur bangunan yang didominasi material kayu. Saat insiden berlangsung, kondisi air laut di Kampung Pomako sedang surut sehingga masyarakat kesulitan memperoleh air untuk memadamkan api.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Pomoko Iptu Fits Gerald M Nalohy menjelaskan, asap tebal dan nyala api pertama kali membakar bagian atap serta dinding berdasarkan keterangan para saksi di lokasi kejadian. Empat unit mobil pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke tempat kejadian untuk memadamkan kobaran api.

"Saksi langsung berteriak memanggil warga sekitar untuk segera datang membantu memadamkan api, namun karena api sudah membesar dan langsung membakar seluruh gedung gereja, karena bangunan sebagian besar terbuat dari bahan kayu, papan dan anyaman bambu yang mudah terbakar," kata Fits dalam keterangannya.

Pihak kepolisian menyatakan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, tetapi kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Kerusakan meliputi fisik bangunan gereja, meja altar, kursi ibadah, buku lagu, hingga seluruh perlengkapan liturgi.

Berdasarkan informasi dari pengurus gereja, muncul dugaan kuat bahwa sumber api berasal dari lilin yang dinyalakan di depan altar untuk berdoa namun lupa dimatikan. Saat ini, warga setempat mengharapkan adanya bantuan untuk pembangunan kembali gedung gereja sebagai tempat ibadah umat di Kampung Pomako.