Pasangan ganda putra independen Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani menjadi satu-satunya wakil tuan rumah yang lolos ke babak final Malaysia Masters 2026.
Kepastian tersebut didapat setelah Goh/Izzuddin memenangi laga semifinal sesama wakil Malaysia di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada Sabtu (23/5/2026).
Secara mengejutkan, Goh/Izzuddin menumbangkan unggulan pertama yang juga anak didik Herry Iman Pierngadi, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dua gim langsung 21-18, 21-12 dalam durasi 33 menit.
Sebelum melangkah ke semifinal, Aaron Chia sempat memprediksi bahwa pertandingan sesama wakil Malaysia tersebut akan berlangsung dengan sangat ketat.
"Saya rasa pertandingan besok pasti akan sengit, tetapi yang terpenting adalah Malaysia dipastikan memiliki satu perwakilan di final ganda putra," kata Chia, pemain peringkat ke-2 dunia tersebut.
Saat diwawancarai setelah laga perempat final pada Jumat (22/5/2026), Chia juga berharap rekan senegaranya bisa menyusul ke partai puncak agar tercipta All Malaysian Final.
"Kami juga berharap Arif dan Roy King bisa memenangkan pertandingan mereka," ucap Chia, dilansir dari laman NST.
Ekspektasi tinggi tersebut dilontarkan Chia agar publik tuan rumah bisa kembali menyaksikan duel sesama pemain Malaysia di partai puncak ganda putra.
"Jadi mudah-mudahan kita bisa menyaksikan final yang sepenuhnya mempertemukan pemain Malaysia seperti tahun lalu," imbuhnya.
Di sisi lain, Nur Izzuddin sejak awal telah menegaskan ambisinya yang sangat besar untuk membidik gelar juara pada turnamen BWF Super 500 ini.
"Tentu saja, itu (memenangkan gelar) adalah targetnya," ujar Izzuddin menjelaskan.
Izzuddin juga mengakui bahwa tekanan pada babak perempat final saat mengalahkan wakil Jepang, Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi dengan skor 21-17, 16-21, 21-16 sangat berat.
"Pertandingan hari ini memang sangat sulit, tetapi ini merupakan pengalaman yang baik bagi kami karena kami berhasil mengatasi tekanan dengan sangat baik," imbuhnya.
Harapan tuan rumah untuk menambah wakil di final akhirnya kandas setelah ganda putra asuhan Herry IP lainnya, Junaidi Arif/Roy King Yap, menelan kekalahan.
Arif/Yap tumbang di tangan pasangan Denmark, Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard pada partai penutup dengan skor akhir 19-21, 17-21.
Pelatih Herry IP bersama Rexy Mainaky sebenarnya telah memberikan instruksi khusus dan sempat menepuk pipi Junaidi Arif di lapangan untuk menjaga fokus bertanding.
Namun, Arif/Yap gagal membendung kebangkitan Lundgaard/Vestergaard di poin-poin kritis gim kedua setelah sempat unggul 10-6 saat interval.
Selain sektor ganda putra, beberapa pemain unggulan lain seperti tunggal putra Christo Popov serta ganda campuran Guo Xin Wa/Chen Fang Hui juga dipastikan gugur di semifinal.
| Tunggal Putra | Panitchapon Teeraratsakul (Thailand) vs Christo Popov (Prancis) | 21-13, 21-13 |
| Tunggal Putra | Hu Zhe An (China) vs Li Shi Feng (China) | 17-21, 16-21 |
39 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·