Gran Max Tabrak Dua Angkot di Tol Jagorawi Arah Bogor

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Satu unit Daihatsu Gran Max menabrak dua mobil angkutan perkotaan (angkot) yang tengah berhenti di bahu jalan KM 25 A Tol Jagorawi arah Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (12/5/2026). Insiden yang terjadi pukul 13.43 WIB tersebut dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa meski kendaraan mengalami kerusakan berat.

Data kepolisian mengidentifikasi kendaraan yang terlibat meliputi Suzuki Carry angkot bernomor polisi B 1924 NE, Suzuki Carry angkot B 1925 NG, serta Daihatsu Gran Max B 1773 JUE. Informasi mengenai detail kejadian ini dikonfirmasi oleh pihak kepolisian sebagaimana dilansir dari Detikcom.

"Identitas kendaraan (terlibat kecelakaan), Susuzki Carry angkot B 1924 NE (dengan) pengemudi Ujang Supriatna (29), Suzuki Carry angkot B 1925 NG (pengemudi) Marjan (50) dan Daihatsu Grandmax B 1773 JUE, pengemudi Yuda Dwi. Jumlah korban nihil," kata Kepala Induk PJR Tol Jagorawi Kompol Akhmad Jajuli ketika dimintai konfirmasi, Selasa (12/5/2026).

Kompol Akhmad Jajuli menjelaskan bahwa rentetan peristiwa bermula saat angkot yang dikemudikan Ujang berhenti di bahu jalan karena mengalami gangguan pada mesin. Tak lama kemudian, angkot kedua yang dikemudikan Marjan ikut berhenti tepat di belakangnya untuk memberikan bantuan teknis.

"Kendaraan datang dari Jakarta arah Bogor. Setiba di TKP, kendaraan ke-1 gangguan mesin di bahu jalan, (kemudian) datang kendaraan ke-2 membantu," kata Jajuli.

Namun, situasi berubah berbahaya ketika sebuah mobil Gran Max meluncur dari arah Jakarta menuju Bogor dengan kecepatan tinggi. Pengemudi Gran Max tersebut dilaporkan melintasi jalur bahu jalan sebelum akhirnya menghantam bagian belakang kendaraan yang sedang berhenti.

"Lanjut datang kendaraan ke-3 menggunakan bahu jalan dengan kecepatan tinggi dan menabrak kendaraan di depannya (yakni) kendaraan ke 2 dan 1," kata Jajuli.

Berdasarkan hasil analisis sementara di lokasi kejadian, petugas menduga kecelakaan dipicu oleh kelalaian pengemudi Gran Max dalam mengantisipasi situasi di depannya. Benturan keras tersebut menyebabkan kedua angkot mengalami kerusakan signifikan pada struktur badan kendaraan.

"Faktor yang memengaruhi kecelakaan, (pengemudi Gran Max) kurang antisipasi jaga jarak," katanya.