Gubernur Hadiri Apresiasi Kemendagri, Tegaskan Komitmen Kalteng Perkuat Kinerja Pembangunan

Sedang Trending 54 menit yang lalu

BALIKPAPAN, PROKALTENG.CO  – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalteng dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat saat menghadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Kalimantan di Balikpapan, Selasa (5/5).

Kegiatan yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia di Platinum Hotel and Convention Hall Balikpapan itu menjadi ajang evaluasi sekaligus penghargaan atas capaian kinerja pemerintah daerah di berbagai sektor strategis pembangunan.

Forum tersebut dihadiri langsung Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, serta para gubernur, bupati, dan wali kota se-Kalimantan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Agustiar Sabran menilai forum apresiasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas kebijakan.

Menurutnya, berbagai indikator yang dinilai, mulai dari pengendalian inflasi, penurunan angka pengangguran dan kemiskinan, percepatan penurunan stunting, hingga inovasi pembiayaan daerah merupakan tolok ukur konkret yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami di Kalimantan Tengah terus berupaya memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar terukur dan berdampak nyata. Stabilitas harga kebutuhan pokok, perluasan lapangan kerja, serta penanganan stunting menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal.

Electronic money exchangers listing

“Koordinasi yang kuat dengan pemerintah pusat penting agar arah pembangunan tetap selaras, namun tetap memberi ruang bagi daerah untuk berinovasi sesuai karakteristik wilayah,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam arahannya menegaskan peran strategis Kemendagri sebagai pembina dan pengawas jalannya pemerintahan daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Ia menekankan bahwa sistem pemerintahan Indonesia menganut pola desentralisasi terbatas.

“Kita tidak menganut otonomi absolut. Pemerintah pusat tetap memiliki instrumen pengendalian, mulai dari evaluasi APBD hingga pembinaan manajemen aparatur. Semua itu untuk memastikan program daerah berjalan sejalan dengan kebijakan nasional,” jelasnya di hadapan para kepala daerah.

Di sisi lain, Menteri PKP Maruarar Sirait menyoroti pentingnya sektor perumahan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah, kata dia, terus memperluas program pembangunan dan renovasi rumah rakyat, sekaligus memperkuat skema pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor perumahan.

“Target program perbaikan rumah kami tingkatkan signifikan. Selain memperluas akses hunian layak, program ini juga memberi efek berganda terhadap perekonomian, terutama bagi pelaku usaha konstruksi dan UMKM,” ungkapnya.

Keikutsertaan Gubernur Agustiar Sabran dalam forum regional ini menunjukkan komitmen Bumi Tambun Bungai untuk terus berada di jalur peningkatan kinerja dan inovasi pembangunan. Pemerintah Provinsi Kalteng menargetkan capaian yang lebih baik pada tahun-tahun mendatang dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor serta memastikan setiap kebijakan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (ovi/ans/kpg)

BALIKPAPAN, PROKALTENG.CO  – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalteng dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat saat menghadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Kalimantan di Balikpapan, Selasa (5/5).

Kegiatan yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia di Platinum Hotel and Convention Hall Balikpapan itu menjadi ajang evaluasi sekaligus penghargaan atas capaian kinerja pemerintah daerah di berbagai sektor strategis pembangunan.

Forum tersebut dihadiri langsung Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, serta para gubernur, bupati, dan wali kota se-Kalimantan.

Electronic money exchangers listing

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Agustiar Sabran menilai forum apresiasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas kebijakan.

Menurutnya, berbagai indikator yang dinilai, mulai dari pengendalian inflasi, penurunan angka pengangguran dan kemiskinan, percepatan penurunan stunting, hingga inovasi pembiayaan daerah merupakan tolok ukur konkret yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami di Kalimantan Tengah terus berupaya memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar terukur dan berdampak nyata. Stabilitas harga kebutuhan pokok, perluasan lapangan kerja, serta penanganan stunting menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal.

“Koordinasi yang kuat dengan pemerintah pusat penting agar arah pembangunan tetap selaras, namun tetap memberi ruang bagi daerah untuk berinovasi sesuai karakteristik wilayah,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam arahannya menegaskan peran strategis Kemendagri sebagai pembina dan pengawas jalannya pemerintahan daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Ia menekankan bahwa sistem pemerintahan Indonesia menganut pola desentralisasi terbatas.

“Kita tidak menganut otonomi absolut. Pemerintah pusat tetap memiliki instrumen pengendalian, mulai dari evaluasi APBD hingga pembinaan manajemen aparatur. Semua itu untuk memastikan program daerah berjalan sejalan dengan kebijakan nasional,” jelasnya di hadapan para kepala daerah.

Di sisi lain, Menteri PKP Maruarar Sirait menyoroti pentingnya sektor perumahan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah, kata dia, terus memperluas program pembangunan dan renovasi rumah rakyat, sekaligus memperkuat skema pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor perumahan.

“Target program perbaikan rumah kami tingkatkan signifikan. Selain memperluas akses hunian layak, program ini juga memberi efek berganda terhadap perekonomian, terutama bagi pelaku usaha konstruksi dan UMKM,” ungkapnya.

Keikutsertaan Gubernur Agustiar Sabran dalam forum regional ini menunjukkan komitmen Bumi Tambun Bungai untuk terus berada di jalur peningkatan kinerja dan inovasi pembangunan. Pemerintah Provinsi Kalteng menargetkan capaian yang lebih baik pada tahun-tahun mendatang dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor serta memastikan setiap kebijakan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (ovi/ans/kpg)