Gubernur Kalteng: Misi Dagang Instrumen Penting Perluas Akses Pasar

Sedang Trending 1 jam yang lalu

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menilai kegiatan Temu Usaha dan Misi Dagang menjadi instrumen penting dalam memperluas akses pasar serta memperkuat kemitraan usaha antardaerah.

Agustiar menyampaikan bahwa perekonomian Kalimantan Tengah pada 2025 mencatat pertumbuhan sebesar 4,80 persen Dalam kegiatan Misi Dagang Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026 di Bahalap Hotel, Jalan RTA Milono, Palangka Raya.

“Berdasarkan data BPS, perekonomian Kalimantan Tengah pada tahun 2025 tumbuh sebesar 4,80 persen, dengan kontribusi utama berasal dari sektor pertanian, perdagangan, industri pengolahan, konstruksi, dan pertambangan,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Meski demikian, dia mengakui struktur ekonomi daerah masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama ketergantungan pasokan barang dari luar daerah, khususnya dari Pulau Jawa.

“Selain itu, terdapat dinamika perekonomian global yang dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik dan gangguan rantai pasok energi dan logistik,” katanya.

Menurut Agustiar, kondisi tersebut menjadi alasan pentingnya penguatan kerja sama ekonomi melalui forum temu usaha dan misi dagang.

“Oleh karena itu, kegiatan Temu Usaha dan Misi Dagang ini menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas akses pasar, memperkuat jejaring kemitraan usaha, serta membuka peluang kerja sama baru yang saling menguntungkan,” ujarnya.

Electronic money exchangers listing

Dia berharap forum tersebut dapat membangun kemitraan berkelanjutan antara pelaku usaha dari Jawa Timur dan Kalimantan Tengah.

“Kami berharap melalui forum ini akan terbangun kemitraan yang berkelanjutan dan saling memperkuat, sehingga mampu memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menilai kegiatan Temu Usaha dan Misi Dagang menjadi instrumen penting dalam memperluas akses pasar serta memperkuat kemitraan usaha antardaerah.

Agustiar menyampaikan bahwa perekonomian Kalimantan Tengah pada 2025 mencatat pertumbuhan sebesar 4,80 persen Dalam kegiatan Misi Dagang Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026 di Bahalap Hotel, Jalan RTA Milono, Palangka Raya.

“Berdasarkan data BPS, perekonomian Kalimantan Tengah pada tahun 2025 tumbuh sebesar 4,80 persen, dengan kontribusi utama berasal dari sektor pertanian, perdagangan, industri pengolahan, konstruksi, dan pertambangan,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Electronic money exchangers listing

Meski demikian, dia mengakui struktur ekonomi daerah masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama ketergantungan pasokan barang dari luar daerah, khususnya dari Pulau Jawa.

“Selain itu, terdapat dinamika perekonomian global yang dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik dan gangguan rantai pasok energi dan logistik,” katanya.

Menurut Agustiar, kondisi tersebut menjadi alasan pentingnya penguatan kerja sama ekonomi melalui forum temu usaha dan misi dagang.

“Oleh karena itu, kegiatan Temu Usaha dan Misi Dagang ini menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas akses pasar, memperkuat jejaring kemitraan usaha, serta membuka peluang kerja sama baru yang saling menguntungkan,” ujarnya.

Dia berharap forum tersebut dapat membangun kemitraan berkelanjutan antara pelaku usaha dari Jawa Timur dan Kalimantan Tengah.

“Kami berharap melalui forum ini akan terbangun kemitraan yang berkelanjutan dan saling memperkuat, sehingga mampu memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (adr)