Jakarta (ANTARA) - Dewan Pusat (Central Board) Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) menyetujui perubahan aturan resmi bola basket mulai Oktober atau setelah Piala Dunia Bola Basket Putri 2026 di Jerman, serta membahas kesiapan Piala Dunia Bola Basket 2027 di Qatar.
Laman FIBA, Kamis, menyatakan organisasi induk bola basket itu menyetujui sejumlah perubahan dalam aturan resmi basket yang mulai berlaku pada 1 Oktober, termasuk pembatasan laga uji coba pada jendela kualifikasi.
Perubahan aturan yang disetujui antara lain terkait penggunaan tayangan ulang atau instant replay. Dalam aturan baru, wasit dapat meninjau ulang pelanggaran goaltending atau basket interference setelah terjadinya foul, serta pelanggaran saat lemparan ke dalam pada 2 menit terakhir pertandingan.
FIBA juga memperjelas definisi continuous movement dan aksi menembak, guna mengurangi praktik pemain yang berusaha memancing pelanggaran saat melakukan gerakan menuju ring.
Selain itu, dewan pusat telah memperkenalkan dua kategori technical foul berdasarkan tingkat pelanggaran. Salah satu kategori dapat berkontribusi terhadap diskualifikasi pemain, sementara kategori lainnya tidak.
Baca juga: FIBA tetapkan agenda menuju Piala Dunia Bola Basket Putri 2030
Aturan baru juga mengganti istilah unsportsmanlike foul dengan konsep disruption foul dan flagrant foul.
Dalam sisi kompetisi, FIBA menerima laporan terkait Window 2 Kualifikasi Piala Dunia Bola Basket 2027 yang telah selesai digelar pada Maret. Window 3 yang berlangsung pada Juni hingga Juli akan menentukan tim yang lolos ke putaran kedua.
Central Board turut menyetujui pembatasan jumlah pertandingan pemanasan menjadi maksimal dua laga selama Window 4 kualifikasi.
FIBA juga menyampaikan keyakinan bahwa persiapan Piala Dunia 2027 di Qatar berjalan sesuai rencana, meski kawasan Timur Tengah menghadapi dinamika geopolitik.
Dengan waktu sekitar 16 bulan menuju turnamen, FIBA menilai ajang tersebut tetap dapat berlangsung aman dan sukses sesuai jadwal.
Baca juga: Hasil undian grup Piala Dunia Bola Basket Putri FIBA 2026
Penerjemah: Donny Aditra
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·