Harga emas Antam pada Sabtu ini merosot Rp50.000 jadi Rp2,769 juta/gr

Sedang Trending 45 menit yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Harga emas Antam yang dipantau di laman Logam Mulia dari Jakarta, Sabtu, pukul 09.09 WIB anjlok Rp50.000 dari semula Rp2.819.000 menjadi Rp2.769.000 per gram.

Begitu pula untuk harga beli kembali (buyback) turut merosot ke angka Rp2.576.000 per gram.

Harga emas Antam sewaktu-waktu bisa berubah.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017 untuk semua jenis emas mulai dari gramasi 1 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram).

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.

PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam terbaru:

‎‎- Harga emas 0,5 gram: Rp1.434.500
- ⁠Harga emas 1 gram: Rp2.769.000
‎- ⁠Harga emas 2 gram: Rp5.478.000
‎- ⁠Harga emas 3 gram: Rp8.192.000
‎- ⁠Harga emas 5 gram: Rp13.620.000
‎- ⁠Harga emas 10 gram: Rp27.85.000
‎- Harga emas 25 gram: Rp67.837.000
‎- ⁠Harga emas 50 gram: Rp135.595.000
‎- ⁠Harga emas 100 gram: Rp271.112.000
‎- ⁠Harga emas 250 gram: Rp677.515.000
‎- ⁠Harga emas 500 gram: Rp1.354.820.000
‎- ⁠Harga emas 1.000 gram: Rp2.709.600.000


‎‎Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.

Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.

Baca juga: Harga tiga jenama emas di Pegadaian Sabtu pagi ini serempak turun

Baca juga: Kemendag: Penguatan dolar AS picu penurunan harga referensi emas

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.