Pengrajin Manik-Manik di Palangka Raya Ditemukan Meninggal dalam Toko

Sedang Trending 49 menit yang lalu

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Seorang pengrajin manik-manik bernama LI (63) ditemukan meninggal dunia di dalam toko tempat tinggalnya di Jalan Garuda, Kota Palangka Raya, Jumat (15/5) malam, setelah keluarga curiga karena korban tidak dapat dihubungi.

Korban ditemukan pertama kali oleh anak kandungnya sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu pelapor datang ke toko setelah sebelumnya berulang kali mencoba menghubungi korban melalui telepon namun tidak tersambung.

“Sesampainya di lokasi, pelapor mengetuk pintu toko tetapi tidak mendapat jawaban. Karena curiga, pelapor kemudian berinisiatif mendobrak pintu toko,” ujar Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi melalui SPKT Polresta Palangka Raya Pamapta III, Ipda Muhammad Abrar.

Lebih lanjut ia menjelaskan, setelah pintu terbuka, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi terlentang di atas lantai toko.

Dikatakannya, berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui tinggal seorang diri di toko tersebut dan memiliki riwayat penyakit diabetes serta hipertensi.

Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencatat identitas saksi, serta mengevakuasi korban ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya guna dilakukan visum.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.

Electronic money exchangers listing

Sementara itu, Kabag Operasional Emergency Response Palangka Raya, Yustinus Exaudi mengatakan pihaknya menerima laporan masyarakat dan segera ke TKP. Yustinus memperkirakan jenazah korban sudah dua hari.

“Dua hari. Korban tinggal di toko itu sendiri, keluarga dan anaknya di Jalan Rajawali. Menurut keterangan anak korban memeliki riwayat sakit,” ujarnya.

Lanjutnya, saat ditemukan kondisi korban jenazah ditemukan dalam kondisi terletang. Selanjutnya, pihaknya mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Doris Sylvanus. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Seorang pengrajin manik-manik bernama LI (63) ditemukan meninggal dunia di dalam toko tempat tinggalnya di Jalan Garuda, Kota Palangka Raya, Jumat (15/5) malam, setelah keluarga curiga karena korban tidak dapat dihubungi.

Korban ditemukan pertama kali oleh anak kandungnya sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu pelapor datang ke toko setelah sebelumnya berulang kali mencoba menghubungi korban melalui telepon namun tidak tersambung.

“Sesampainya di lokasi, pelapor mengetuk pintu toko tetapi tidak mendapat jawaban. Karena curiga, pelapor kemudian berinisiatif mendobrak pintu toko,” ujar Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi melalui SPKT Polresta Palangka Raya Pamapta III, Ipda Muhammad Abrar.

Electronic money exchangers listing

Lebih lanjut ia menjelaskan, setelah pintu terbuka, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi terlentang di atas lantai toko.

Dikatakannya, berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui tinggal seorang diri di toko tersebut dan memiliki riwayat penyakit diabetes serta hipertensi.

Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencatat identitas saksi, serta mengevakuasi korban ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya guna dilakukan visum.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.

Sementara itu, Kabag Operasional Emergency Response Palangka Raya, Yustinus Exaudi mengatakan pihaknya menerima laporan masyarakat dan segera ke TKP. Yustinus memperkirakan jenazah korban sudah dua hari.

“Dua hari. Korban tinggal di toko itu sendiri, keluarga dan anaknya di Jalan Rajawali. Menurut keterangan anak korban memeliki riwayat sakit,” ujarnya.

Lanjutnya, saat ditemukan kondisi korban jenazah ditemukan dalam kondisi terletang. Selanjutnya, pihaknya mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Doris Sylvanus. (jef)