Harga Minyak dan Komoditas Global Menguat Akibat Ketegangan AS&Iran

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Harga minyak mentah dunia dan sejumlah komoditas utama terpantau menguat pada perdagangan awal di Asia, Selasa (12/5), menyusul kerentanan negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Kondisi ini memicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap stabilitas pasokan energi global di tengah perbedaan signifikan respons Teheran atas proposal Washington.

Kenaikan harga ini dipimpin oleh minyak mentah Brent berjangka yang mengalami apresiasi sebesar 30 sen atau 0,29 persen ke level USD 104,51 per barel menurut data perdagangan pukul 00.02 GMT. Pada saat yang sama, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turut meningkat 31 sen atau 0,32 persen menjadi USD 98,38 per barel.

Lonjakan pada hari Selasa ini melanjutkan tren positif setelah kedua patokan harga minyak tersebut mencatatkan kenaikan hampir 2,8 persen pada Senin (11/5) kemarin. Selain minyak bumi, penguatan harga juga terjadi secara serempak pada sektor pertambangan dan perkebunan di pasar internasional.

Harga batu bara ICE Newcastle ditutup menguat 1,45 persen di level USD 136,40 per ton pada penutupan perdagangan Senin (8/5) berdasarkan data situs Barchart. Sementara itu, komoditas Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit naik tipis 0,24 persen menjadi MYR 4.516 per ton dilansir dari tradingeconomics.com.

Sektor logam dasar juga menunjukkan tren serupa dengan kenaikan harga nikel sebesar 0,91 persen menjadi USD 19.253 per ton di London Metal Exchange (LME). Penguatan signifikan tercatat pada harga timah yang melesat 3,4 persen dan menetap pada posisi USD 55.708 per ton di bursa yang sama pada penutupan perdagangan Senin kemarin.