Lembaga Pengelola Dana Pendidikan mengumumkan hasil Seleksi Bakat Skolastik (SBS) Tahap 1 Tahun 2026 melalui laman resmi kementerian pada Kamis, 14 Mei 2026. Pengumuman ini menjadi penentu bagi para pelamar tanpa surat penerimaan tanpa syarat untuk melaju ke tahap seleksi substansi.
Para peserta dapat mengakses hasil seleksi dengan melakukan login menggunakan alamat surel dan kata sandi yang telah terdaftar pada dasbor akun LPDP masing-masing. Panitia tidak menetapkan nilai ambang batas tetap, melainkan menentukan kelulusan berdasarkan sebaran nilai nasional setelah seluruh hasil peserta dianalisis secara komprehensif.
Ujian tersebut dirancang untuk mengukur kapasitas kognitif dasar yang mencakup penalaran verbal, numerik, hingga pemecahan masalah. Selain beasiswa, tes serupa juga menjadi bagian integral dalam seleksi UTBK-SNBT 2026 yang hasilnya dijadwalkan terbit pada 25 Mei 2026 mendatang pukul 15.00 WIB.
Salah satu sosok yang berhasil menembus ketatnya persaingan beasiswa ini adalah Arif Prasetyo, seorang penyandang disabilitas netra asal Ngawen. Dilansir dari laman resmi LPDP melalui Edukasi, Arif meraih beasiswa LPDP Afirmasi Disabilitas untuk program Magister Manajemen Pendidikan Islam pada April lalu meski sempat menghadapi kendala aksesibilitas tes.
"Hadirnya LPDP membuat saya dan teman-teman disabilitas lainnya bisa meraih mimpi, melanjutkan pendidikan, dan menikmati pendidikan yang setara," kata Arif Prasetyo, penerima beasiswa LPDP.
Keberhasilan Arif tersebut diraih setelah ia melampaui skor minimal TOEFL meskipun sempat mengalami penolakan dari sejumlah lembaga tes di Yogyakarta. Selain fokus pada akademik, ia aktif memelopori gerakan sosial melalui Braillient Indonesia dan inisiatif walking tour untuk memberikan perspektif disabilitas pada fasilitas publik.
Bagi pelamar yang dinyatakan lolos dalam pengumuman hari ini, proses seleksi akan berlanjut ke tahap substansi yang dijadwalkan berlangsung antara 18 Mei hingga 12 Juni 2026. Tahapan ini meliputi wawancara mendalam, diskusi kelompok kepemimpinan, serta asesmen tambahan untuk menggali integritas dan potensi kontribusi calon penerima beasiswa.
Hasil akhir dari seluruh rangkaian seleksi substansi tersebut direncanakan akan disiarkan pada 22 Juni 2026. Peserta yang lolos hingga tahap final diharapkan dapat memenuhi kewajiban pengabdian, mengingat adanya catatan mengenai alumni yang harus membayar denda sanksi karena tidak memenuhi kewajiban tersebut.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·