Sebuah helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air dilaporkan hilang kontak di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada Kamis (16/4/2026) pagi pukul 08.39 WIB. Pesawat tersebut tengah menempuh perjalanan dari Melawi menuju Kubu Raya sebelum komunikasi terputus di sekitar Desa Tapang Tingang.
Kantor SAR Pontianak menerima laporan resmi mengenai hilangnya kontak armada tersebut dari pihak AirNav pada pukul 10.40 WIB. Dilansir dari Detikcom, helikopter tersebut diduga mengalami gangguan teknis di tengah perjalanan sehingga koordinat terakhirnya tidak lagi terpantau oleh otoritas penerbangan.
"Benar, kami menerima informasi terkait hilangnya kontak helikopter PK-CFX di wilayah Sekadau," ujar Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, dalam keterangan resmi yang diterima pada Kamis (16/4/2026).
Upaya pencarian segera dilakukan dengan mengerahkan tim dari Pos SAR Sintang pada pukul 11.00 WIB menuju lokasi kejadian. Tim evakuasi tersebut dibekali dengan peralatan medis, alat komunikasi satelit, serta perlengkapan navigasi untuk menyisir area hutan di Sekadau.
Selain tim dari Sintang, Kantor SAR Pontianak mengirimkan dua tim tambahan yang terdiri dari personel penyelamat dan tim komunikasi. Para personel dilengkapi dengan perangkat khusus berupa direction finder dan layanan internet Starlink untuk menunjang koordinasi di area yang minim sinyal.
Operasi penyelamatan ini melibatkan kolaborasi lintas instansi, termasuk Polres Sintang, AirNav Pontianak, Brimob, dan BPBD setempat. Pemerintah kecamatan, perangkat desa, serta warga sekitar juga turut membantu pemantauan di titik-titik yang dicurigai sebagai lokasi jatuhnya pesawat.
Titik koordinat perkiraan kejadian berada pada posisi 00°12'00" LS dan 110°44'00" BT. Lokasi tersebut berjarak sekitar 114 kilometer dari Pos SAR Sintang, dengan medan yang dilaporkan cukup menantang bagi tim darat.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·