NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Suasana tenang di Desa Bukit Indah, Kecamatan Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau mendadak mencekam. Seorang ibu rumah tangga bernama Marsini (29) dilaporkan hilang secara misterius dari kediamannya sebelum akhirnya ditemukan tim gabungan pada Sabtu malam (25/4).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, Hendikel membenarkan adanya operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap warga Desa Bukit Indah tersebut.
“Betul, kami baru saja menangani operasi pencarian dan pertolongan orang hilang. Kejadiannya Sabtu kemarin, dan proses evakuasi dilakukan hingga malam hari,” ujar Hendikel saat dikonfirmasi wartawan, Senin (27/4).
Dituturkannya bahwa peristiwa ini bermula pada Sabtu (25/4) dini hari sekitar pukul 05.00 WIB. Berdasarkan keterangan keluarga, sang suami terakhir kali melihat Marsini sedang sibuk memasak di dapur mess karyawan Gapoktan tempat mereka tinggal.
Namun, hanya berselang 30 menit, dapur sudah dalam keadaan kosong. Marsini menghilang tanpa jejak. Upaya pencarian mandiri dilakukan oleh suami di sekitar lingkungan mess, namun nihil. Khawatir terjadi sesuatu, suami melaporkan kejadian tersebut kepada mandor Gapoktan pada pukul 06.00 WIB.
Laporan resmi baru masuk ke pusat kendali BPBD Lamandau pada sore hari pukul 15.18 WIB. Merespons laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung bergerak menuju lokasi di Desa Bukit Indah (E3).
Pukul 17.00 WIB Tim TRC tiba di lokasi dan melakukan koordinasi serta pendataan kronologis. Pukul 17.30 WIB melakukan pencarian skala besar dimulai dengan menyisir area perkebunan sawit dalam radius 4 km dari titik awal menghilang. Pukul 19.30 WIB Setelah menyisir kegelapan kebun sawit, korban akhirnya ditemukan oleh anggota Gapoktan di jalan perkebunan.

“Korban ditemukan dalam kondisi selamat, namun posisinya sudah berada kurang lebih 5 kilometer dari tempat kejadian awal,” jelas Hendikel.
Penemuan Marsini di lokasi yang cukup jauh dari rumahnya dalam waktu singkat menyisakan tanda tanya bagi warga, mengingat medan perkebunan sawit yang cukup luas dan sulit diprediksi saat gelap.
Begitu ditemukan, tim TRC BPBD langsung melakukan evakuasi medis singkat untuk memastikan kondisi kesehatan korban sebelum akhirnya diserahkan kembali kepada pihak keluarga di mess karyawan. (bib)
NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Suasana tenang di Desa Bukit Indah, Kecamatan Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau mendadak mencekam. Seorang ibu rumah tangga bernama Marsini (29) dilaporkan hilang secara misterius dari kediamannya sebelum akhirnya ditemukan tim gabungan pada Sabtu malam (25/4).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, Hendikel membenarkan adanya operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap warga Desa Bukit Indah tersebut.
“Betul, kami baru saja menangani operasi pencarian dan pertolongan orang hilang. Kejadiannya Sabtu kemarin, dan proses evakuasi dilakukan hingga malam hari,” ujar Hendikel saat dikonfirmasi wartawan, Senin (27/4).

Dituturkannya bahwa peristiwa ini bermula pada Sabtu (25/4) dini hari sekitar pukul 05.00 WIB. Berdasarkan keterangan keluarga, sang suami terakhir kali melihat Marsini sedang sibuk memasak di dapur mess karyawan Gapoktan tempat mereka tinggal.
Namun, hanya berselang 30 menit, dapur sudah dalam keadaan kosong. Marsini menghilang tanpa jejak. Upaya pencarian mandiri dilakukan oleh suami di sekitar lingkungan mess, namun nihil. Khawatir terjadi sesuatu, suami melaporkan kejadian tersebut kepada mandor Gapoktan pada pukul 06.00 WIB.
Laporan resmi baru masuk ke pusat kendali BPBD Lamandau pada sore hari pukul 15.18 WIB. Merespons laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung bergerak menuju lokasi di Desa Bukit Indah (E3).
Pukul 17.00 WIB Tim TRC tiba di lokasi dan melakukan koordinasi serta pendataan kronologis. Pukul 17.30 WIB melakukan pencarian skala besar dimulai dengan menyisir area perkebunan sawit dalam radius 4 km dari titik awal menghilang. Pukul 19.30 WIB Setelah menyisir kegelapan kebun sawit, korban akhirnya ditemukan oleh anggota Gapoktan di jalan perkebunan.
“Korban ditemukan dalam kondisi selamat, namun posisinya sudah berada kurang lebih 5 kilometer dari tempat kejadian awal,” jelas Hendikel.
Penemuan Marsini di lokasi yang cukup jauh dari rumahnya dalam waktu singkat menyisakan tanda tanya bagi warga, mengingat medan perkebunan sawit yang cukup luas dan sulit diprediksi saat gelap.
Begitu ditemukan, tim TRC BPBD langsung melakukan evakuasi medis singkat untuk memastikan kondisi kesehatan korban sebelum akhirnya diserahkan kembali kepada pihak keluarga di mess karyawan. (bib)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·