HKI tekankan kawasan industri punya posisi strategis pacu ekonomi

Sedang Trending 50 menit yang lalu
Kepercayaan investor lahir dari kepastian dan konsistensi kebijakan. Ketika iklim investasi dijaga dengan baik, industri akan bergerak, lapangan kerja tumbuh, ekspor meningkat..,

Jakarta (ANTARA) - Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia menekankan kawasan industri memiliki posisi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan investasi, hilirisasi industri, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan ekspor manufaktur di tengah ketidakpastian global.

Ketua Umum HKI Akhmad Ma'ruf Maulana dalam keterangan dikonfirmasi di Jakarta, Kamis menyampaikan, penguatan sektor industri dan investasi produktif menjadi langkah penting untuk memperkuat fundamental ekonomi nasional.

Menurut dia, investasi yang terus tumbuh dinilai akan berdampak pada peningkatan aktivitas manufaktur, penyerapan tenaga kerja, hingga kenaikan devisa ekspor yang pada akhirnya mendukung stabilitas ekonomi nasional.

Oleh karena itu, dirinya mendorong penguatan ekosistem investasi nasional melalui percepatan perizinan, kepastian tata ruang, penguatan infrastruktur energi dan logistik, serta sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.

Baca juga: Menteri Ekraf: Pemerintah siapkan KUR Rp10 triliun berbasis HKI

“Kepercayaan investor lahir dari kepastian dan konsistensi kebijakan. Ketika iklim investasi dijaga dengan baik, industri akan bergerak, lapangan kerja tumbuh, ekspor meningkat, dan ekonomi nasional akan semakin kuat menghadapi tekanan global,” kata dia.

Selain itu, disampaikan dia, dalam peresmian kantor sekretariat baru HKI di Jakarta, Rabu (20/5) yang dilakukan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasastmita, menjadi simbol penguatan peran kawasan industri dalam mendukung ekonomi nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Menperin Agus Gumiwang menyampaikan bahwa kawasan industri memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyediaan infrastruktur terintegrasi yang mampu meningkatkan investasi dan efisiensi industri.

Penguatan sektor manufaktur, hilirisasi sumber daya alam, dan pembangunan industri nasional diyakini akan memperkuat fundamental ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.

Baca juga: Menteri Ekraf lantik penilai KI bantu pemilik HKI dapat KUR

Berdasarkan data Kemenperin, hingga 2025 terdapat 176 kawasan industri di Indonesia dengan total luas mencapai 98.291,68 hektare.

Kawasan industri tersebut menampung sekitar 11.970 tenant industri dengan nilai realisasi investasi mencapai Rp6.744,58 triliun serta menyerap tenaga kerja hingga 2,35 juta orang.

Baca juga: Pemerintah jadikan status Priority Watch List momentum perkuat tata kelola HKI

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.