Hogoshi Jepang Pantau Program Kemandirian Narapidana di Bapas Jakarta Barat

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Delegasi organisasi relawan pembimbing kemasyarakatan asal Jepang, Hogoshi, melakukan kunjungan kerja ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Barat pada Jumat (17/4/2026) guna meninjau langsung efektivitas program kemandirian bagi para narapidana.

Kunjungan yang melibatkan 27 perwakilan tersebut bertujuan melihat proses asimilasi yang dijalankan di bawah naungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Direktur Eksekutif Federasi Hogoshi Jepang, Shoji Imafuku, menegaskan bahwa pemberian bekal keterampilan merupakan elemen krusial agar para narapidana dapat berbaur kembali dengan lingkungan sosial mereka setelah masa hukuman berakhir.

"Ini sangat penting untuk membantu mereka memulai kembali kehidupan di masyarakat," kata Direktur Eksekutif Federasi Hogoshi Jepang, Shoji Imafuku.

Menurut Shoji, penguasaan keahlian tertentu tidak hanya bermanfaat secara praktis, tetapi juga berfungsi sebagai sarana untuk memulihkan rasa percaya diri para warga binaan yang sedang menjalani masa transisi.

Rombongan delegasi tersebut mengamati secara saksama berbagai fasilitas bimbingan kepribadian dan pelatihan yang tersedia, mulai dari sektor pertanian hingga perikanan yang dikelola oleh pihak bapas.

Beberapa program unggulan yang ditinjau meliputi teknik budidaya tanaman dengan sistem hidroponik serta pengembangan budidaya ikan Nila yang mengintegrasikan metode akuaponik.

Kepala Bapas Jakarta Barat, Sri Susilarti, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian pelatihan tersebut dirancang untuk mencetak kemandirian ekonomi bagi para klien pemasyarakatan.

"Ini menjadi bekal bagi klien agar bisa mandiri saat kembali ke masyarakat," ujar Kepala Bapas Jakarta Barat, Sri Susilarti.

Pertemuan lintas negara ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sistem pembimbingan kemasyarakatan melalui pertukaran pengalaman dan penguatan kolaborasi internasional di masa mendatang.