Transformasi digital di wilayah Asia-Pasifik kini memasuki fase yang lebih cerdas melalui integrasi teknologi kecerdasan buatan. Dilansir dari Medcom, rangkaian The 10th Huawei ICT Competition Asia Pacific di Sekretariat ASEAN, Jakarta, menjadi panggung peluncuran berbagai inovasi strategis pada 13 Mei 2026.
Salah satu pencapaian utama dalam pertemuan tersebut adalah peluncuran ICT Talent White Paper untuk pertama kalinya di luar wilayah Tiongkok. Dokumen strategis ini diproyeksikan menjadi panduan bagi institusi pendidikan tinggi dalam menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri global.
Lanskap tenaga kerja digital diperkirakan akan mengalami perubahan besar dengan terciptanya 36 juta lapangan kerja baru pada tahun 2030. Sektor ini akan sangat bergantung pada penguasaan keahlian Artificial Intelligence (AI) serta keamanan siber yang mumpuni.
Selain pemetaan talenta, Huawei bersama U-Learning memperkenalkan solusi AI Power Smart Classroom untuk merevolusi metode pengajaran konvensional. Teknologi ini memungkinkan adanya personalisasi pembelajaran bagi setiap mahasiswa secara real-time.
Kehadiran asisten AI membantu tenaga pengajar dalam menyusun rencana pelajaran secara instan dan efisien. Selain itu, sistem tersebut mampu menyajikan analisis data yang objektif terkait kualitas pengajaran serta tingkat partisipasi siswa di dalam kelas.
Penguatan Ekosistem Ekonomi Digital ASEAN
Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Sekretariat ASEAN melalui implementasi ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA). Inisiatif strategis ini ditargetkan mampu mendongkrak nilai ekonomi digital di kawasan hingga menyentuh angka USD 2 triliun pada tahun 2030.
Sinergi antara Huawei dan ASEAN Foundation juga diwujudkan melalui penguatan ekosistem startup di tingkat regional. Portal Startup ASEAN kini telah menghubungkan lebih dari 10.000 perusahaan rintisan untuk mempercepat konektivitas digital antarnegara anggota.
Ajang bertema "Connection, Glory, and Future" ini menegaskan bahwa kolaborasi antara teknologi terkini dan pengembangan talenta merupakan fondasi pertumbuhan yang inklusif. Integrasi AI dalam dunia pendidikan diharapkan menjadikan Asia-Pasifik sebagai pusat inovasi digital dunia di masa depan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·