BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG memberikan peringatan dini cuaca wilayah Jabodetabek berupa hujan intensitas sedang hingga lebat. Hujan itu dapat disertai petir dan angin kencang.
Peringatan dini cuaca bertahan sejak setidaknya pukul 13.30 WIB hingga pukul 19 nanti. Dimulai dari wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Tangerang Selatan, serta Kabupaten dan Kota Tangerang, hujan sedang-lebat itu telah dinyatakan bakal meluas ke wilayah Jakarta lalu Bekasi. Saat berita ini dibuat sekitar pukul 17, hujan di wilayah Tangerang Selatan terbukti masih awet.
Dalam keterangan sebelumnya melaui Potensi Hujan Indonesia Periode 1-7 Mei 2026, BMKG mengungkap hujan masih mungkin terjadi meski sejumlah daerah sudah mulai beralih ke musim kemarau. Potensi hujan masih ada karena pengaruh dinamika atmosfer yang terpantau aktif.
BMKG merinci kalau saat ini Madden-Julian Oscillation (MJO) berada di fase 2 (Samudera Hindia) dan diprediksi melewati sebagian wilayah Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, serta sebagian besar Pulau Jawa dan Laut Jawa.
Gelombang Kelvin yang bergerak ke arah timur juga diprediksi aktif di sebagian wilayah Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan, Sulawesi, Pulau Jawa, hingga Nusa Tenggara Timur, serta Laut Jawa dan Laut Flores. Begitu juga Gelombang Rossby Ekuatorial diprediksi aktif di sebagian wilayah Aceh, Papua Barat Daya, Pulau Jawa, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, Maluku, dan Maluku Utara.
"Keberadaan gangguan atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan di wilayah-wilayah yang disebutkan, secara khusus, wilayah yang terpengaruh oleh ketiga fenomena ini, yaitu sebagian besar Pulau Jawa, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi," bunyi keterangan dari Direktorat Meteorologi Publik BMKG.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·