PT Hutama Karya (Persero) berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di dua lokasi strategis, yaitu Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Polewali Mandar.
Sinergi lintas instansi yang melibatkan DPRD, Dinas Sosial, serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Barat ini menjadi tonggak penting dalam menyukseskan proyek, seperti dikutip dari Detik Finance.
Langkah strategis ini tidak hanya dirancang untuk mempercepat progres fisik, melainkan sebagai wadah kolaborasi yang memadukan keahlian tenaga kerja dari luar dengan tenaga kerja lokal di Sulawesi Barat.
Pertemuan dua elemen ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem kerja yang produktif sekaligus menstimulasi pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi proyek.
Untuk mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Sulawesi Barat, Hutama Karya bersinergi melakukan penambahan tenaga kerja lokal Sulawesi Barat di kedua lokasi proyek.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Barat pun memastikan kesiapan untuk pemenuhan tenaga kerja lokal Sulawesi Barat diintegrasikan ke dalam tahapan pekerjaan di lapangan secara bertahap, sesuai kualifikasi dan ritme percepatan proyek.
Sebagai bagian dari komitmen pemberdayaan masyarakat Sulawesi Barat, tenaga kerja lokal yang telah terlibat saat ini berperan aktif di berbagai pekerjaan inti, mulai dari pekerjaan struktur dan Dinding Penahan Tanah (DPT), pembangunan gedung sekolah dan asrama, hingga instalasi MEP, pekerjaan jalan kawasan, serta peran operasional dan quality control di lapangan.
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Rahim menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas pelaksanaan proyek Sekolah Rakyat di tanah Mandar.
"Kami di DPRD Sulawesi Barat mendukung penuh pembangunan Sekolah Rakyat ini, dan kami mengucapkan terima kasih kepada Hutama Karya yang telah berkomitmen menghadirkan fasilitas pendidikan strategis ini di Sulawesi Barat," ujar Abdul Rahim, dalam keterangan tertulis, Kamis (21/5/2026).
"Atas kebutuhan tenaga kerja lokal yang diajukan Hutama Karya, kami bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi siap menyalurkan putra-putri Sulbar untuk menjadi bagian aktif dari pembangunan ini agar masyarakat Sulbar mendapatkan manfaat langsung, bukan hanya sebagai penerima, tetapi sebagai pelaku pembangunannya," imbuhnya.
Selain penyerapan tenaga kerja, sinergi ini juga mendorong pemberdayaan ekonomi lokal di sekitar lokasi proyek.
Hutama Karya bersama pemerintah daerah memfasilitasi pemanfaatan warung dan vendor material lokal milik warga sekitar untuk pemenuhan kebutuhan logistik harian ribuan pekerja proyek setiap hari.
Pola ini menghasilkan multiplier effect ekonomi bagi UMKM lokal selama masa pelaksanaan proyek, dari pedagang makanan, warung kelontong, hingga penyedia jasa pendukung di sekitar Simboro, Mamuju, dan Polewali Mandar.
Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani menyampaikan bahwa sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menjadi fondasi penting bagi kelancaran dan keberlanjutan proyek.
"Sinergi ini memperkuat komitmen kami untuk menghadirkan Sekolah Rakyat tepat waktu, berkualitas, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Sulawesi Barat baik melalui penyerapan tenaga kerja lokal maupun pemberdayaan UMKM di sekitar lokasi proyek," kata Hamdani.
Hamdani juga menambahkan bahwa Hutama Karya berkomitmen memaksimalkan keterlibatan tenaga kerja lokal Sulawesi Barat pada setiap tahapan proyek yang akan datang.
Langkah ini akan dijalankan melalui koordinasi intensif dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Barat guna memastikan kompetensi tenaga kerja lokal dapat memenuhi kebutuhan percepatan hingga proyek dapat segera fungsional.
Pembangunan Sekolah Rakyat di Sulawesi Barat merupakan bagian dari penugasan strategis nasional yang digarap Hutama Karya secara serentak di empat provinsi, yakni Banten, DKI Jakarta, Sulawesi Barat, dan Maluku Utara.
Sekolah Rakyat di Sulawesi Barat dirancang sebagai kompleks pendidikan terpadu boarding school yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA, dilengkapi asrama putra dan putri, rumah susun guru, laboratorium, perpustakaan, gedung serbaguna, masjid, kantin, serta fasilitas olahraga dan area lansekap.
Melalui kolaborasi sinergis lintas instansi ini, Hutama Karya bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi proyek konstruksi, tetapi juga proyek pemberdayaan masyarakat Sulawesi Barat.
43 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·